Ahmad Luthfi Tegaskan Pembukaan MTQ Nasional di Jateng Tak Eksklusif
Bangun Indonesia

Ayo, tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan bangsa dan wujudkan impian Indonesia yang lebih baik!

Ahmad Luthfi Tegaskan Pembukaan MTQ Nasional di Jateng Tak Eksklusif

Annisa Sekar Melati
Jumat, 11 Sep 2026 18:59 WIB
Pemprov Jateng
Foto: Dok. Pemprov Jateng
Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan masyarakat dapat menyaksikan langsung pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Acara pembukaan bergengsi ini akan digelar di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, pada Sabtu (12/9) malam.

Luthfi menyampaikan komitmen tersebut saat mengecek kesiapan lokasi pembukaan acara. Ia tidak ingin agenda besar keagamaan ini terkesan tertutup atau dibatasi hanya untuk kalangan tertentu.

"Nanti tanpa mengurangi prosesi kafilah maupun lainnya, masyarakat kita bolehkan masuk supaya tidak terkesan eksklusif," kata Luthfi pada keterangan tertulis, Jumat (11/9/2026).

Dalam tinjauan lapangan tersebut, Luthfi didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno. Keduanya mengecek kelayakan panggung utama serta deretan tenda kafilah di kawasan Simpang Lima. Pengecekan juga menyasar sejumlah fasilitas pendukung di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Seusai peninjauan, Luthfi langsung memimpin rapat kesiapan akhir bersama panitia penyelenggara. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Gubernur kembali menginstruksikan panitia agar menyediakan ruang yang lapang dan memadai bagi masyarakat umum.

Keterlibatan masyarakat luas dinilai menjadi indikator penting keberhasilan Jawa Tengah sebagai tuan rumah. Sarana pendukung diminta segera dimaksimalkan agar warga yang tidak tertampung di area utama tetap bisa mengikuti jalannya acara.

"Kalau perlu videotron di Polda dinyalakan sekalian saja," ujarnya.

Selain membuka akses publik seluas-luasnya, Luthfi meminta panitia menjamin kenyamanan seluruh kafilah. Pelayanan maksimal wajib diberikan sejak para peserta tiba, selama berlomba, hingga kembali ke daerah asal. Koordinasi lintas instansi diminta terus diperkuat agar malam ta'aruf dan pembukaan berlangsung tertib.

Wakil Gubernur sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memastikan persiapan telah mendekati 100 persen. Pihaknya kini tinggal menggelar gladi bersih sekaligus mematangkan sejumlah penyesuaian area publik.

"Ada sedikit perubahan agar masyarakat umum bisa hadir dan menikmati langsung di Simpang Lima pada malam Minggu," ungkap Taj Yasin.

Panitia dipastikan bakal memanfaatkan fasilitas videotron di sejumlah titik strategis kawasan Simpang Lima. Layar berukuran besar tersebut akan menyiarkan prosesi pembukaan secara langsung. Fasilitas ini sengaja disiapkan guna mengakomodasi antusiasme warga yang ingin melihat para ahli Al-Qur'an berkumpul.

"Videotronnya sudah kita siapkan, tinggal nanti informasinya kita unggah supaya masyarakat tahu," terangnya.

Sementara itu, Sekda Jawa Tengah Sumarno menegaskan seluruh fasilitas telah diupayakan secara maksimal melalui pemanfaatan aset pemerintah provinsi. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga telah ditugaskan khusus untuk mendampingi para kafilah. Langkah ini diambil demi menjamin kenyamanan utuh seluruh peserta selama pergelaran MTQ Nasional berlangsung. (akn/ega)

Berita selengkapnya tentang Kunjungi

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini