Diguyur Hujan Semalaman, Udara Kota Pekanbaru Membaik

Diguyur Hujan Semalaman, Udara Kota Pekanbaru Membaik

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2026 10:52 WIB
Kota Pekanbaru dan sejumlah wailayah di Riau diguyur hujan sejak Jumat (18/9/2026) malam.
Foto: Hujan mengguyur Kota Pekanbaru, Riau, sejak Jumat (18/9/2026) hingga Sabtu (19/9/2026) pagi. (dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Hujan deras yang mengguyur Pekanbaru, Riau semalam hingga pagi hari mengembalikan kualitas udara di Kota Bertuah. IQAir melaporkan udara di Kota Pekanbaru pagi ini berada pada poin 31 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5.

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Sabtu (19/9/2026) pukul 07.00 WIB, konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Pekanbaru tercatat hanya 9,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut masuk dalam kategori baik.

Perubahan ini cukup signifikan setelah dalam beberapa hari sebelumnya kualitas udara Pekanbaru sempat memburuk akibat kabut asap yang dipengaruhi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Hujan menjadi salah satu faktor penting yang membantu menekan konsentrasi partikulat di udara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak dan Kota Pekanbaru, terutama pada pagi serta malam hingga dini hari.

Suhu udara Riau diprakirakan berada pada kisaran 23-33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 50-100 persen. Sementara angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.

ADVERTISEMENT

Hujan yang mengguyur Riau kali ini setidaknya menjadi jeda dari kepungan asap. Udara Pekanbaru yang kini berada pada kategori baik menjadi momentum untuk terus memperkuat upaya pencegahan karhutla. Kewaspadaan pun tetap diperlukan, mengingat kondisi cuaca dan arah angin dapat berubah sewaktu-waktu.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Riau M Edy Afrizal mengatakan, turunnya hujan di sejumlah wilayah menjadi momentum positif dalam penanganan karhutla. Selain membantu proses pemadaman dan pembasahan lahan, hujan juga berdampak langsung terhadap kualitas udara.

"Curah hujan tentu sangat membantu, terutama untuk membasahi lahan dan menekan potensi munculnya titik api baru. Kualitas udara juga kita lihat membaik setelah hujan turun," ujar Edy dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).

Meski demikian, Edy mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap persoalan karhutla telah selesai. Kondisi cuaca Riau masih dinamis dan potensi munculnya kembali titik api tetap harus diantisipasi, terutama pada wilayah yang memiliki lahan gambut dan kawasan rawan terbakar.

"Kita tetap melakukan pemantauan. Jangan sampai setelah hujan turun kewaspadaan menjadi berkurang. Lahan yang sebelumnya terbakar harus dipastikan benar-benar padam dan tidak menyimpan bara," imbuh Edy.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi mengatakan, membaiknya kualitas udara menjadi kabar baik bagi masyarakat. Namun, jajaran kepolisian bersama seluruh stakeholder tetap melakukan langkah pencegahan dan penanganan karhutla secara berkelanjutan.

"Alhamdulillah, hujan yang turun memberikan dampak positif terhadap kondisi udara dan penanganan karhutla. Namun ini bukan berarti kita berhenti. Personel tetap melakukan pemantauan, patroli dan penanganan apabila ditemukan titik api," kata Akmadi.

Menurutnya, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tersebut. Dengan meningkatnya curah hujan, diharapkan lahan yang sebelumnya rawan terbakar semakin basah sehingga risiko kebakaran dapat ditekan.

"Yang paling penting adalah jangan membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita jaga bersama kondisi yang sudah membaik ini. Masyarakat adalah benteng utama dalam mencegah karhutla," ujarnya.

Di sisi lain, BMKG memprakirakan kondisi cuaca Riau masih berpotensi berubah. Pada dini hari, kondisi udara dapat kembali berkabut hingga berawan, sementara hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Riau.

(mea/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini