Sopir yang Tabrak Pagar Pamedan Mangkunegaran Solo Bakal Tanggung Jawab

Sopir yang Tabrak Pagar Pamedan Mangkunegaran Solo Bakal Tanggung Jawab

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Jumat, 02 Okt 2026 16:22 WIB
Penampakan pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Solo yang ambruk, Jumat (2/10/2026).
Penampakan pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Solo yang ambruk, Jumat (2/10/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Solo -

Pagar Pamedan di sisi barat Pura Mangkunegaran Solo ambruk usai ditabrak mobil Isuzu Panther Kamis (1/10) dini hari tadi. Sopir disebut siap untuk bertanggung jawab.

"Terkait kerugian materiil yang ditimbulkan, pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan," kata Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, dalam siaran pers yang diterima detikJateng, Jumat (2/10/2026).

Dijelaskan Harno, kejadian bermula saat mobil Panther yang dikendarai Iqbal, dan penumpang bernama Farza melaju dari Jalan Slamet Riyadi ke Jalan Kartini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di simpang empat Atria, mobil sempat berhenti karena ada kendaraan lain di jalan Ronggowarsito mengarah ke barat. Namun kedua mobil justru sama-sama berhenti. Lalu pada saat bersamaan, kendaraan lainnya juga bergerak hingga keduanya berada di area tengah persimpangan.

ADVERTISEMENT

"Untuk menghindari kendaraan tersebut, pengemudi Panther kemudian membanting setir ke kiri dan selanjutnya ke kanan. Saat berusaha mengembalikan arah kendaraan ke kiri, jarak yang tersedia tidak mencukupi sehingga kendaraan akhirnya menabrak pagar Pamedan Mangkunegaran di sisi barat daya," jelasnya.

Karena dihantam Panther tersebut, pagar yang merupakan bangunan cagar budaya (BCB) itu rusak. Kapolsek mengatakan, perbaikan akan melibatkan pihak terkait.

"Untuk teknis dan mekanisme perbaikan akan melibatkan ahli pugar guna menentukan Rencana Anggaran Biaya atau RAB atas kerusakan yang ditimbulkan, termasuk berbagai aspek lain yang perlu dipertimbangkan karena objek yang mengalami kerusakan merupakan bagian dari cagar budaya," pungkasnya.

Dari pantauan detikJateng di lokasi pagar, ada dua besi pagar yang doyong karena fondasinya hancur. Pagar yang doyong itu kemudian ditutupi oleh terpal. Nampak, dua bambu digunakan untuk menyangga dua sisi pondasi pagar yang doyong.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Maretha Dinar Cahyono, mengatakan jika tembok itu rusak karena ditabrak mobil.

"Ada kecelakaan mobil menabrak pagar. Pada Kamis jam 02.00 WIB," kata Maretha, saat dihubungi detikJateng, Jumat (2/9).

Dia mengatakan, persoalan tersebut sudah ditangani pihak kepolisian. Pengemudi dan pihak Mangkunegaran sudah dipertemukan untuk penyelesaiannya.

"Sudah ditangani Polsek, dan penabrak serta dari Mangkunegaran juga sudah dipertemukan di Polsek untuk menyelesaikan tersebut," ujarnya.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, dimintai konfirmasi terpisah menyatakan akan mengecek penyebab rusaknya pagar Pamedan Pura Mangkunegaran itu. Saat ini dia belum mengetahui penyebab dan kapan pagar itu rusak.

"Nanti CCTV tak cek e," kata Respati kepada awak media di Alun-alun Utara Solo.

Diketahui, pagar tersebut berstatus bangunan cagar budaya (BCB). Respati mengatakan, perbaikan akan segera dilakukan.

"Segera (diperbaiki)," ucapnya.



(apu/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads