Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

DFSK Tanggapi Ketidakpastian Insentif Mobil Listrik

Kompas.com - 10/03/2026, 19:21 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketidakpastian kelanjutan insentif mobil listrik pada 2026 masih menjadi perhatian para pelaku industri otomotif di Indonesia. Hingga kini pemerintah belum mengumumkan keputusan resmi terkait kelanjutan kebijakan tersebut.

CEO PT Sokonindo Automobile, Alexander Barus, mengatakan sampai saat ini memang belum keluar keputusannya apakah ada lagi insentif mobil listrik atau tidak. Tapi kalau ada, sebaiknya diganti skemanya yang lebih mudah.

“Kalau insentif PPN DTP itu kan sulit di diler. Makin banyak dia jual, nanti insentif PPN 10 persen itu makin banyak restitusi. Jadi uangnya akan mati banyak,” kata Alexander di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Baca juga: Berbagai Aplikasi DFSK Super Cab, dari Campervan sampai Penyaring Air

Seres E1 di IIMS 2026KOMPAS.com/Gilang Seres E1 di IIMS 2026

Karena itu, ia menyarankan agar insentif diberikan langsung kepada konsumen saat transaksi.

“Katakanlah mobil listrik 10 rupiah, customer beli keluarkan 9 rupiah. Nanti dealer tagih 1 rupiah ke pemerintah. Jadi langsung, tidak lagi lewat pajak yang ditanggung pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, COO PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, menilai perkembangan mobil listrik di Indonesia tetap akan berjalan meski kebijakan insentif belum pasti.

Baca juga: Penting, Sabuk Pengaman Bukan Cuma buat Penumpang Depan


“Saya pikir dengan atau tanpa kebijakan pemerintahan, EV akan terus berjalan. Kita sudah melihat bahwa persentase EV di Indonesia sudah lebih dari 10 persen dari seluruh pasar mobil,” kata Franz.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah tetap penting untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Tanah Air.

“Saya pikir ini sudah menjadi tren energi baru. Jika pemerintah memimpin pembangunan energi baru, itu akan mendorong perkembangan pasar lebih cepat,” ujar Franz.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Copyright 2008 - 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau