Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Vespa Sprint dan Primavera: Tulang Punggung Penjualan di Indonesia

Kompas.com - 18/03/2026, 09:22 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Model Vespa seperti Vespa Sprint dan Primavera masih menjadi tulang punggung penjualan PT Piaggio Indonesia. Kontribusinya bahkan mencapai lebih dari 60 persen dari total penjualan nasional.

Managing Director and Country CEO PT Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega mengatakan, tren tersebut sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Model Sprint disebut sebagai yang paling dominan di antara lini tersebut.

“Pada 2025, didominasi oleh Vespa Sprint dan Primavera, ini memang biasa terjadi. Model seperti Primavera, Primavera S, Sprint, Sprint S, dan Sprint Tech secara keseluruhan menyumbang lebih dari 60 persen penjualan nasional kami,” kata Marco saat acara peluncuran, Senin (16/3/2026).

Baca juga: Vespa GTS 150 Berpeluang Pakai Mesin 180 cc

Lini produk Vespa baru 2026 Primavera dan Sprint kini pakai mesin i-Get 180 ccKOMPAS.com/FATHAN Lini produk Vespa baru 2026 Primavera dan Sprint kini pakai mesin i-Get 180 cc

Menurut dia, faktor ukuran menjadi salah satu alasan utama tingginya minat konsumen. Sprint dan Primavera dianggap berada di titik tengah yang ideal di antara model kecil seperti LX dan besar yakni GTS.

“Karena ukurannya sedikit lebih besar, sementara LX lebih kecil dan tidak semua orang menginginkan itu, tapi juga tidak sebesar GTS. Jadi ini adalah inti dari penjualan kami,” ujarnya.

Marco menambahkan, tren tersebut diprediksi akan terus berlanjut ke depan. Apalagi, Vespa kini mulai menghadirkan pembaruan mesin yang lebih besar pada lini produk tersebut.

Baca juga: Jangan Kaget, Ini Alasan Mobil Listrik Tiba-tiba Kurang Tenaga


“Saya pikir tren ini akan berlanjut, terutama sekarang dengan hadirnya mesin 180 cc. Ke depan juga akan ada lebih banyak pembaruan seiring pengembangan mesin ini,” kata dia.

Vespa Primavera 180 dan Sprint 180

Piaggio Indonesia resmi meluncurkan lima model terbaru dari lini Vespa Primavera dan Sprint di Indonesia, Senin (16/3/2026).

Model yang diperkenalkan meliputi Vespa Primavera, Vespa Primavera S, Vespa Sprint, Vespa Sprint S, dan Vespa Sprint Tech.

Lini produk Vespa baru 2026 Primavera dan Sprint kini pakai mesin i-Get 180 ccKOMPAS.com/FATHAN Lini produk Vespa baru 2026 Primavera dan Sprint kini pakai mesin i-Get 180 cc

Perubahan paling signifikan dari generasi terbaru ini ada pada sektor mesin. Kini seluruh model tersebut menggunakan mesin i-get baru berkapasitas 180 cc, meningkat dari sebelumnya yang menggunakan mesin 150 cc.

Mesin 180 cc memberikan peningkatan tenaga dan torsi sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih menyenangkan. Selain itu, penyegaran warna serta fitur baru juga menjadi bagian dari upaya membuat Vespa tetap tampil berbeda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Copyright 2008 - 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau