Naik dari Peringkat 16, Jawa Tengah Raih Juara II MTQ Nasional XXXI 2026
Bangun Indonesia

Ayo, tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan bangsa dan wujudkan impian Indonesia yang lebih baik!

Naik dari Peringkat 16, Jawa Tengah Raih Juara II MTQ Nasional XXXI 2026

Dea Duta Aulia
Minggu, 20 Sep 2026 08:45 WIB
Tak Hanya Sukses Jadi Tuan Rumah, Jateng Juga Raih Juara II MTQ Nasional
Foto: Pemprov Jateng
Jakarta - Usai sudah gelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Selain sukses sebagai tuan rumah, Jawa Tengah juga meraih prestasi sebagai juara II (runner-up) dalam kompetisi tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (19/9/2026).

"Alhamdulillah. Jawa Tengah sukses. Dari peringkat 16 menjadi peringkat dua nasional. Ini usaha yang luar biasa sekali," kata Ahmad Luthfi dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9/2026).'

Capaian tersebut, kata Luthfi, merupakan hasil dari kerja keras dan keseriusan kafilah Jawa Tengah di bawah bimbingan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Jateng.

"Jadi, kemarin kafilah Jawa Tengah sudah kita asramakan, kita latih, dan kasih materi karena kita serius menyiapkan mereka agar sukses," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang memberikan kepercayaan kepada Jateng sebagai tuan rumah. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana.

"Saya mewakili masyarakat Jawa Tengah mengucapkan terima kasih. Ini kolaborasi provinsi dengan Kota Semarang dan kabupaten/kota lain," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan capaian yang diraih Jawa Tengah sebagai runner-up merupakan loncatan prestasi yang luar biasa dan patut diapresiasi. Sebab, pada gelaran sebelumnya di Kalimantan Timur, kafilah Jawa Tengah menempati peringkat ke-16. Hal ini membuktikan bahwa pembinaan LPTQ di Jawa Tengah berjalan dengan baik.

"Ini suatu bukti bahwa di mana ada usaha, di situ pasti ada hasil; di mana ada perjuangan, di situ ada janji yang sangat disimpan," katanya.

Nasaruddin juga mengacungi jempol kepada Jawa Tengah selaku tuan rumah MTQ Nasional XXXI.

Dia menyebut salah satu prestasi yang patut dibanggakan dari perhelatan di Jawa Tengah adalah tidak adanya isu atau protes terkait penyelenggaraan dan dewan hakim. Di Jawa Tengah juga banyak sekali cabang atau kategori yang diperlombakan. Salah satunya adalah kaligrafi menggunakan IT.

"Selamat untuk perhelatan MTQ Nasional yang luar biasa ini. Saya kira pemerintah provinsi Jawa Tengah sudah langsung hilang capeknya karena terjadi prestasi yang luar biasa," kata dia.

Nasaruddin berharap apa yang telah dilakukan oleh Jawa Tengah dapat dilanjutkan oleh tuan rumah MTQ Nasional XXXII di DKI Jakarta tahun 2027 maupun penyelenggara pada tahun-tahun mendatang. Ia juga berharap Jawa Tengah dapat mempertahankan prestasi luar biasa atau mungkin dapat meraih juara umum yang saat ini disabet Kalimantan Timur.

"Mudah-mudahan nanti Jawa Tengah bisa mempertahankan, kalau perlu bisa meraih posisi juara umum. Jawa Tengah sangat potensial, di sini kota pesantren dan potensi-potensi kandidat juara itu banyak sekali. Kehadiran MTQ ini membahagiakan seluruh masyarakat Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang yang mendapatkan rekor MURI. Ini menjadi contoh untuk provinsi lain, siapa pun yang menjadi penyelenggara MTQ Nasional," jelasnya.

Simak juga Video Usulan Pramono: Haul Ulama Betawi di Monas-Lomba MTQ Diperluas

(anl/ega)

Berita selengkapnya tentang Kunjungi

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini