Mencuri untuk Modal Nikah, Pengamen di Depok Akhirnya Akad di Tahanan Polsek

Mencuri untuk Modal Nikah, Pengamen di Depok Akhirnya Akad di Tahanan Polsek

Devi Puspitasari - detikNews
Selasa, 29 Sep 2026 11:46 WIB
Seorang pengamen ditangkap polisi usai membobol ruko di Meruyung, Limo, Depok. Dia mengaku mencuri untuk modal menikah. Dia akhirnya dinikahkan di polsek. (dok Ist)
Foto: Seorang pengamen ditangkap polisi usai membobol ruko di Meruyung, Limo, Depok. Dia mengaku mencuri untuk modal menikah. Dia akhirnya dinikahkan di polsek. (dok Ist)
Kota Depok -

Seorang pria bernama Yunus ditangkap polisi karena membobol rumah toko (ruko) di Meruyung, Limo, Depok, Jawa Barat (Jabar). Dia mengaku mencuri karena mencari modal untuk menikah.

Pencurian itu terjadi pada Jumat (10/7), Yunus membobol ruko di Meruyung, Limo. Yunus ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat Pasal 476 Undang-Undang Nomor 01 Tahun 2023.

"Yunus itu adalah salah satu tersangka kasus 476, kasus pencurian di sebuah ruko ya. Korban dirugikan kurang lebih Rp 5 juta. Terus kemudian kita amankan, kita proses secara hukum yang berlaku," ujar Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh saat dihubungi wartawan, Selasa (29/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pekan lalu, Yunus berkomunikasi dengan penyidik untuk dapat menikah dengan kekasihnya. Dia berdalih mencuri untuk modal menikah.

ADVERTISEMENT

Pihak keluarga Yunus pun datang untuk mengajukan permohonan nikah melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Limo. Polisi kemudian membantu memfasilitasi agar Yunus bisa menikah atau menggelar akad di Polsek Cinere.

Singkatnya, pernikahan diurus bersama pihak kepolisian. Kedua pihak pun menyetujui Yunus dan kekasihnya menikah di Polsek Cinere.

Seorang pengamen ditangkap polisi usai membobol ruko di Meruyung, Limo, Depok. Dia mengaku mencuri untuk modal menikah. Dia akhirnya dinikahkan di polsek. (dok Ist)Pengamen itu ditangkap pada Jumat (10/7) usai membobol ruko di Meruyung, Limo. (dok Ist)

"Nah, kemudian akhirnya diuruslah pernikahan. Kemudian kedua belah pihak, baik dari pihak perempuan maupun pihak laki-laki, menyepakati akan melakukan pernikahan di Polsek. Kebetulan dia mau menikah di polsek," ungkapnya.

Dia mengatakan hal ini merupakan bentuk kepedulian sesama manusia.

"Ya kita karena ini bicaranya kemanusiaan, orang mau menikah segala macam. Ya udah sih ini pekerjaannya ngamen," ungkapnya.

Polsek Cinere berkoordinasi dengan pihak Polres Metro Depok dalam memfasilitasi pernikahan tahanan. Yunus dan kekasihnya pun resmi menikah di Polsek Cinere pada Sabtu (26/9).

"Nah kemudian akhirnya kami dari Polsek, saya selaku kapolsek, akhirnya mengambil inisiatif yuk kita fasilitasi, kita bantu gitu kan. Kita bantu dan saya koordinasi dengan Polres ya nggak apa-apa karena kan itu bagus, bicaranya kemanusiaan," ujarnya.

Polsek Cinere juga membantu menyediakan makanan ringan dan minuman saat acara akad nikah itu digelar.

"Akhirnya kita fasilitasi di aula Polsek untuk melakukan pernikahan. Kita fasilitasi, setelah mereka datang, saya tanya juga maharnya apa? Hanya seperangkat alat salat. Ya sudah akhirnya sama penyidik kita nyiapin minum, nyiapin snack segala macam untuk membantu memfasilitasi acara tersebut," tutupnya.

Lihat juga Video: Pasangan Kekasih di Bandar Lampung Jualan Sabu untuk Modal Nikah

(dvp/jbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini