Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Obrolan Nyambung antara Widodo Cahyono Putro dan Patrick Kluivert

Kompas.com, 16 Maret 2025, 18:55 WIB
Tim Kompas.com,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Widodo Cahyono Putro mengungkapkan pandangannya mengenai pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak merasakan adanya jarak dengan pelatih asal Belanda tersebut.

Seperti diketahui, Widodo merupakan salah satu dari delapan pelatih lokal yang menjalani wawancara dengan Kluivert untuk posisi asisten pelatih Timnas Indonesia.

PSSI sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa delapan pelatih lokal, termasuk Kurniawan Dwi Yulianto dan Bima Sakti, telah melakukan wawancara tersebut.

Pelatih berusia 54 tahun itu mengaku mendapatkan undangan dari PSSI untuk bertemu Kluivert dan berbagi pengalaman.

Baca juga: Kesan Eko Purdjianto Terhadap Patrick Kluivert: Humble dan Aura Khas Eropa

Dia juga menyebut bahwa Kluivert beserta asistennya, Alex Pastoor dan Denny Landzaat, sudah mengetahui latar belakangnya sebagai mantan pelatih Bali United.

Widodo merasa bahwa kecil kemungkinan dirinya akan mengisi pos asisten pelatih timnas Indonesia.

Menurutnya, posisi itu bisa diberikan untuk para pelatih muda. Sebab, Widodo sudah pernah merasakan menjadi asisten pelatih timnas Indonesia di era kepelatihan Alfred Riedl pada 2010 lalu.

“Jika nanti diundang menjadi asisten, rasanya tidak,” ujar Widodo Cahyono Putro saat dihubungi awak media, Sabtu (15/3/2025).

“Pertama, saya masih melatih sebagai pelatih kepala Persijap Jepara. Untuk posisi asisten, sebaiknya diberikan kepada yang lebih muda. Beri mereka kesempatan,” ucapnya.

Baca juga: Uston Nawawi Ungkap Pengalaman Wawancara dengan Patrick Kluivert dan Tim

Selain membahas pengalaman terkait Timnas Indonesia dan Liga 1, Widodo juga memberikan kesan tentang Patrick Kluivert dan para asistennya.

Ia mengungkapkan bahwa Kluivert dan Alex Pastoor adalah sosok pelatih yang rendah hati dan ramah.

Widodo bahkan tidak menyangka mereka memiliki sikap yang sangat bersahabat.

"Ya orangnya semua humble, orangnya ramah gitu," ungkapnya.

Widodo merasa tidak ada batasan dalam berdiskusi karena keduanya sama-sama pelatih.

Halaman:


Terkini Lainnya
Daftar 23 Negara Lolos Piala Asia 2027: Thailand Susul Timnas Indonesia
Daftar 23 Negara Lolos Piala Asia 2027: Thailand Susul Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Panaskan Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Rekrut Irina Voronkova
Panaskan Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Rekrut Irina Voronkova
Sports
Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026 Diwarnai Drama Donnarumma
Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026 Diwarnai Drama Donnarumma
Internasional
Skenario Alwi dan Ubed Sumbang Medali BAC 2026 versi Indra Wijaya
Skenario Alwi dan Ubed Sumbang Medali BAC 2026 versi Indra Wijaya
Badminton
MotoGP Amerika 2026: Luca Marini Soroti Masalah Starter dan Fairing Baru Honda
MotoGP Amerika 2026: Luca Marini Soroti Masalah Starter dan Fairing Baru Honda
Motogp
Kontras dengan Guti Hernandez, Fermin Lopez Akui Telat Sadari Bakatnya
Kontras dengan Guti Hernandez, Fermin Lopez Akui Telat Sadari Bakatnya
Liga Spanyol
Salihamidzic Sebut Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026 karena Juventus
Salihamidzic Sebut Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026 karena Juventus
Internasional
Rasa Sebal dan Senang Thom Haye Lihat Putros Bawa Irak ke Piala Dunia
Rasa Sebal dan Senang Thom Haye Lihat Putros Bawa Irak ke Piala Dunia
Internasional
Buntut Nyanyian Islamofobia di Laga Kontra Mesir, Spanyol Terancam Sanksi FIFA
Buntut Nyanyian Islamofobia di Laga Kontra Mesir, Spanyol Terancam Sanksi FIFA
Internasional
Alwi Farhan Fokus Persiapan dan Bidik Medali di BAC 2026
Alwi Farhan Fokus Persiapan dan Bidik Medali di BAC 2026
Badminton
Kiamat Ketiga Italia dan Dokumen 900 Halaman yang Terlupakan
Kiamat Ketiga Italia dan Dokumen 900 Halaman yang Terlupakan
Internasional
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau