Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Manfaat Pilates untuk Wanita yang Perlu Kamu Tahu

Kompas.com, 31 Maret 2026, 13:10 WIB
Manfaat Pilates untuk Wanita  Sumber Gambar: Freepik.com Manfaat Pilates untuk Wanita 
Rujukan artikel ini:
Langsing dan Sehat dengan Sports…
Pengarang: dr. Michael Triangto, Sp.KO.
Penulis Vadiyah
|
Editor Novia Putri Anindhita

Tidak semua olahraga harus keras, cepat, atau penuh keringat supaya terasa manfaatnya.

Ada juga latihan yang terlihat tenang, tapi justru memberi efek besar pada tubuh.

Pilates termasuk salah satunya.

Banyak wanita mulai mencoba pilates karena ingin tubuh lebih kencang, tetapi setelah rutin melakukannya, mereka biasanya menemukan manfaat lain yang jauh lebih luas, mulai dari postur yang membaik, tubuh yang terasa lebih ringan, hingga pikiran yang lebih stabil.

Pilates memang sering dikaitkan dengan tubuh yang lebih ramping dan fleksibel.

Namun, jika dilihat lebih dalam, metode latihan ini sebenarnya dirancang untuk membantu tubuh bergerak dengan lebih efisien.

Fokusnya bukan sekadar membakar kalori, tetapi memperkuat otot inti, memperbaiki keseimbangan tubuh, dan melatih kesadaran gerakan.

Bagi wanita yang menjalani berbagai peran, mulai dari bekerja, mengurus keluarga, atau menjalani aktivitas yang padat, latihan seperti pilates bisa menjadi cara yang cukup efektif untuk menjaga kebugaran tanpa memberi tekanan berlebihan pada tubuh.

Mengapa Pilates Menjadi Latihan yang Relevan untuk Wanita?

Salah satu alasan utama pilates banyak diminati adalah karena latihan ini bersifat low impact.

Gerakannya tidak memberi tekanan berlebihan pada sendi sehingga relatif aman untuk berbagai kondisi tubuh.

Latihan ini juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan individu.

Artinya, baik pemula maupun orang yang sudah aktif berolahraga tetap bisa mendapatkan manfaatnya.

Ada beberapa alasan yang membuat pilates sering dianggap sebagai latihan yang cocok untuk wanita, di antaranya:

  • Gerakannya terkontrol dan tidak terlalu membebani sendi.
  • Fokus pada penguatan otot inti dan keseimbangan tubuh.
  • Membantu memperbaiki postur yang sering berubah karena kebiasaan duduk lama.
  • Dapat dilakukan di berbagai usia.

Selain itu, pilates juga sering direkomendasikan oleh instruktur kebugaran sebagai latihan pendamping bagi wanita yang melakukan aktivitas lain seperti lari, yoga, atau latihan di gym.

Manfaat Pilates untuk Wanita

Ketika wanita rutin melakukan pilates, perubahan yang dirasakan sering kali tidak hanya pada kekuatan otot.

Banyak juga manfaat yang berkaitan dengan keseimbangan tubuh, kenyamanan saat beraktivitas, hingga kondisi hormon yang lebih stabil.

Berikut beberapa manfaat pilates untuk wanita:

1. Membantu Menguatkan Otot Dasar Panggul

Pilates banyak melibatkan area pelvic floor atau otot dasar panggul.

Bagian ini memiliki peran penting dalam menopang organ reproduksi serta menjaga stabilitas tubuh.

Latihan yang menargetkan area ini dapat membantu wanita menjaga kekuatan otot panggul, terutama setelah melahirkan atau ketika aktivitas sehari-hari banyak melibatkan duduk dalam waktu lama.

2. Membantu Mengurangi Ketegangan di Area Pinggang dan Pinggul

Banyak wanita mengalami ketegangan pada pinggang dan pinggul akibat kebiasaan duduk terlalu lama atau postur tubuh yang kurang seimbang.

Gerakan pilates yang menekankan stabilitas panggul dan peregangan ringan membantu area tersebut menjadi lebih rileks sehingga tubuh terasa lebih nyaman saat bergerak.

3. Mendukung Keseimbangan Tubuh saat Siklus Hormon Berubah

Tubuh wanita mengalami perubahan hormon secara berkala.

Kondisi ini sering memengaruhi energi, suasana hati, bahkan kenyamanan fisik.

Latihan pilates yang terkontrol dan dipadukan dengan teknik pernapasan dapat membantu tubuh tetap terasa stabil, terutama ketika energi tubuh sedang menurun.

4. Membantu Tubuh Tetap Aktif Tanpa Memberi Tekanan Berlebihan

Karena termasuk latihan low impact, pilates bisa menjadi pilihan aktivitas fisik yang relatif aman bagi banyak wanita.

Gerakannya membantu tubuh tetap aktif dan terlatih tanpa memberikan tekanan berat pada sendi seperti yang sering terjadi pada olahraga intensitas tinggi.

5. Membantu Tubuh Lebih Sadar terhadap Postur dan Gerakan

Pilates juga melatih kesadaran tubuh atau body awareness.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Wanita yang rutin berlatih biasanya menjadi lebih peka terhadap posisi tubuh saat duduk, berdiri, maupun berjalan.

Kesadaran ini membantu tubuh bergerak dengan lebih efisien dan mengurangi kebiasaan postur yang kurang baik dalam aktivitas sehari-hari yang menjadi awal dari perubahan yang lebih besar.

Ketika gerakan menjadi lebih stabil dan terkontrol, banyak wanita mulai merasakan manfaat lain yang tidak kalah penting, terutama yang berkaitan dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Di sinilah pilates tidak hanya berperan sebagai latihan kebugaran, tetapi juga sebagai cara menjaga tubuh tetap seimbang dalam jangka panjang.

6. Mendukung Pemulihan Tubuh

Dalam beberapa kasus, pilates juga digunakan sebagai latihan pendamping dalam proses pemulihan setelah cedera ringan atau setelah melahirkan, tentunya dengan pengawasan yang tepat.

Cara Mendapatkan Manfaat Pilates untuk Wanita Secara Maksimal

Pilates bukan jenis olahraga yang mengandalkan gerakan cepat atau repetisi banyak.

Justru kualitas gerakan, kontrol tubuh, dan konsistensi latihan menjadi faktor yang paling menentukan hasilnya.

Agar latihan pilates terasa lebih efektif sekaligus tetap aman untuk tubuh, ada beberapa hal sederhana yang bisa diperhatikan sejak awal:

1. Mulai dari Gerakan Dasar

Bagi pemula, tidak perlu langsung mencoba gerakan yang terlihat rumit.

Pilates memiliki banyak latihan dasar yang dirancang untuk melatih kesadaran tubuh dan kekuatan otot inti.

Gerakan sederhana seperti breathing exercise, pelvic tilt, atau bridge sudah cukup untuk membantu tubuh beradaptasi dengan pola latihan pilates.

2. Fokus Pada Teknik, Bukan Jumlah Gerakan

Dalam pilates, teknik jauh lebih penting daripada banyaknya repetisi.

Gerakan yang dilakukan secara perlahan dan terkontrol akan memberikan manfaat yang lebih besar dibanding melakukan banyak gerakan dengan teknik yang kurang tepat.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan posisi tubuh, stabilitas panggul, serta pola napas saat latihan.

3. Gunakan Mat yang Nyaman dan Stabil

Pilates sering dilakukan di atas mat sehingga kenyamanan mat cukup memengaruhi kualitas latihan.

Mat yang tidak terlalu tipis membantu menjaga stabilitas tubuh dan melindungi area seperti punggung dan lutut ketika melakukan gerakan di lantai.

4. Latihan secara Konsisten

Manfaat pilates biasanya mulai terasa ketika latihan dilakukan secara rutin.

Banyak instruktur menyarankan latihan sekitar dua hingga tiga kali dalam seminggu agar tubuh dapat beradaptasi dengan pola gerakan dan kekuatan otot inti bisa berkembang secara bertahap.

5. Dengarkan Kondisi Tubuh

Setiap tubuh memiliki kemampuan yang berbeda.

Jika muncul rasa tidak nyaman atau nyeri yang tidak biasa, sebaiknya kurangi intensitas latihan atau istirahat sejenak.

Pilates seharusnya membuat tubuh terasa lebih ringan dan stabil, bukan justru menimbulkan tekanan berlebihan.

Ketika dilakukan dengan pendekatan yang bertahap dan konsisten, pilates membantu tubuh beradaptasi secara alami.

Tubuh tidak hanya perlu bergerak, tetapi juga perlu dilatih dengan cara yang tepat agar tetap kuat dan stabil dalam jangka panjang.

Gagasan serupa juga dibahas dalam buku Langsing dan Sehat dengan Sports Therapy.

Buku ini mengajak pembaca melihat kesehatan tubuh dengan pendekatan yang lebih realistis.

Melalui konsep sports therapy, pembaca diperkenalkan pada jenis aktivitas fisik yang membantu membakar kalori secara efektif tetapi tetap aman dan nyaman dilakukan.

Selain membahas cara menurunkan berat badan, buku ini juga mengupas berbagai kesalahpahaman yang sering terjadi dalam dunia diet dan olahraga.

Mulai dari mitos yang beredar di masyarakat hingga kesalahan dalam memilih jenis latihan yang sering membuat program kesehatan tidak berhasil.

Yuk, baca buku Langsing dan Sehat dengan Sports Therapy di Gramedia Digital.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau