- zakat
- zakatuntukbencana

Darurat! Zakat Anda Bisa Jadi Penolong Mereka (Zakat Sumatera)
Dompet Dhuafa 
Di tengah duka dan kehilangan, ribuan keluarga termasuk anak-anak, ibu-ibu, dan lansia kini hidup mengungsi, kehilangan tempat tinggal dan penghidupan. Banyak dari mereka saat ini termasuk dalam kategori fakir/miskin akibat kehilangan harta dan penghasilan.


Saat bencana meruntuhkan, zakat Bapak/Ibu membangunkan kembali harapan. Segera salurkan zakat Anda. Mari ringankan beban mereka. Jadikan zakat sebagai jalan untuk menyelamatkan jiwa dan membangkitkan harapan.

600 Paket Berbuka Puasa dari Fidyah Anda Telah Sampai ke Sumatera
Ramadan Ini, Mari Lanjutkan Pemulihan Sumatera
Bapak/Ibu, zakat yang Anda tunaikan telah sampai kepada mereka yang kehilangan rumah, mata pencaharian, dan rasa aman. Di saat banyak yang terhenti, kebaikan Anda justru menjadi awal bagi harapan yang kembali tumbuh.
Semua ini adalah bukti bahwa zakat Anda bukan hanya membantu mereka bertahan, tetapi juga membantu mereka bangkit. Namun, perjalanan ini belum selesai. Bagi sebagian saudara kita di Sumatera, Ramadan masih dijalani di tengah keterbatasan dan proses pemulihan.
Sisi lain, Ramadan mengajarkan kita bahwa zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tapi juga tentang menghadirkan kekuatan bagi mereka yang sedang berjuang untuk bangkit.
Mari lanjutkan ikhtiar kebaikan untuk Sumatera di Ramadan yang mulia. Semoga zakat yang Anda tunaikan hari ini menjadi sebab pulihnya kehidupan mereka, dan menjadi amal yang terus mengalir pahalanya untuk Anda.
Tunaikan Zakat Ramadan Anda Sekarang!
Ramadan 5 Hari Lagi, Amanah Kebaikan Telah Menjangkau 161.224 Jiwa di Sumatera
Sumatera Belum Sepenuhnya Pulih
Dalam setiap harta yang Allah titipkan kepada kita, terdapat hak saudara-saudara kita yang membutuhkan. Terlebih saat ini, ketika Sumatera masih belum pulih pascabencana, banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal, penghasilan, dan harus kembali menata kehidupan dari awal.
Di tengah kondisi tersebut, zakat hadir sebagai ibadah yang membawa pertolongan nyata. Zakat tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menjadi penguat bagi mereka yang sedang diuji. Dari zakat yang kita tunaikan, harapan kembali tumbuh dan kebutuhan dasar dapat terpenuhi.
Melalui ayat tersebut, Allah mengajarkan kita untuk tidak menunda kebaikan. Ketika harta telah mencapai nisab, zakat bukan lagi sekadar anjuran, melainkan kewajiban yang sebaiknya disegerakan.
Menunda zakat berarti menunda hak saudara kita yang sedang membutuhkan. Bisa jadi, zakat yang kita keluarkan sekarang menjadi sebab terpenuhinya kebutuhan satu keluarga, atau menjadi langkah awal mereka untuk bangkit kembali pascabencana.
Mari segerakan zakat sebagai wujud syukur dan menjaga keberkahan harta yang Allah berikan. Semoga zakat yang Bapak/ibu tunaikan menjadi perpanjangan pertolongan-Nya bagi saudara-saudara di Sumatera.
25 Hari Jelang Ramadan, Kuatkan Ibadah dan Kepedulian
25 Hari Lagi Jelang Ramadan!
Di saat kalender terus bergeser mendekati Ramadan, sebagian saudara kita di Sumatera belum sempat memikirkan persiapannya. Hari-hari mereka masih diisi dengan rasa trauma, membersihkan sisa lumpur, bertahan di posko pengungsian, dan berjuang memulihkan kembali kehidupan.
Melalui kejadian ini, Allah ingin mengingatkan kita bahwa ibadah bukan hanya tentang hubungan dengan-Nya (hablum minallah), tetapi juga tentang kepedulian kepada sesama (hablum minannas).
Menjelang Ramadan ini, mari kita jadikan momentum untuk menguatkan keduanya. Mendekat kepada Allah tidak hanya dilakukan di atas sajadah, tetapi juga melalui tangan yang membantu dan harta yang dilepaskan dengan ikhlas melalui Zakat untuk Penyintas Bencana.
Tunaikan Zakat Sekarang!
Sebulan Lebih Pascabencana Sumatera, Amanah Kebaikan Terus Kita Jaga
Alhamdulillah, Allah kembali menitipkan rezeki kepada kita. Pada momen seperti ini, titipan yang Allah amanahkan dapat kita hadirkan sebagai jalan kebermanfaatan, terlebih saat saudara-saudara kita di Sumatera sedang diuji.
Lebih dari sebulan sejak banjir bandang melanda beberapa wilayah di Sumatera. Namun hingga hari ini, proses pemulihan belum sepenuhnya selesai. Di banyak titik, listrik masih padam. Air bersih belum mudah didapat. Jalanan rusak membuat bantuan tak selalu mudah sampai.
Di tengah kondisi akses darat yang masih terputus di Aceh Tengah, Dompet Dhuafa terus berikhtiar menyampaikan amanah kebaikan para donatur. Dengan dukungan penuh dari mitra-mitra Dompet Dhuafa, bantuan disalurkan melalui jalur udara menggunakan pesawat ATR 72 agar dapat segera menjangkau para penyintas yang masih terisolasi.
Alhamdulillah, pada Selasa (23/12), 3 ton bantuan berhasil mendarat dengan selamat di Takengon, Aceh Tengah. Bantuan tersebut berupa beras, makanan siap saji, obat-obatan, filter air, serta kebutuhan penting lainnya. Bukan sekadar logistik, tapi titipan doa, harapan, dan juga kepedulian.
Dalam kondisi bencana, banyak keluarga kehilangan rumah, pekerjaan, dan kemampuan memenuhi kebutuhan dasar. Keadaan ini menjadikan mereka termasuk dalam golongan fakir dan miskin sehingga berhak menerima zakat.
Mari jadikan hari ini lebih bermakna dengan menunaikan Zakat untuk Penyintas Bencana!
Rajab Telah Tiba, Bulan Mulia dengan Pahala Dilipatgandakan
Zakat yang Bapak/Ibu tunaikan hari ini bisa menjadi penguat, penolong, dan harapan bagi penyintas bencana, sekaligus menjadi dukungan untuk mereka menyiapkan datangnya Ramadan.
Setahun Banyak Bencana: Zakat Anda Jadi Harapan untuk Saudara Kita
Sepanjang tahun 2025, Indonesia terus menghadapi tantangan besar dalam bencana alam. Dikutip dari antaranews.com, BNPB mencatat setidaknya hingga 24 November 2025, sebanyak 2.919 kejadian bencana di seluruh Tanah Air yang didominasi oleh banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor, dan kebakaran hutan serta lahan.
Ini bukan sekadar angka, ini artinya ada ribuan keluarga yang kehilangan tempat tinggal, penghasilan, bahkan sanak keluarga.
Terkhusus di pulau Sumatera, akhir tahun ini menjadi periode berat bagi saudara-saudara kita. Tak kurang dari 1000 jiwa kehilangan nyawa, ratusan masih hilang, ribuan terluka, serta puluhan ribu lainnya mengungsi.
Dari satu bencana ke bencana lain, Dompet Dhuafa berusaha hadir, membangun dapur umum, menyediakan layanan medis, menyalurkan selimut dan makanan, hingga membantu pemulihan jangka panjang. Dan tentu memastikan, bahwa mereka tak melaluinya sendirian.
Tak ada langkah yang lebih kuat daripada langkah kebaikan Bapak/Ibu. Saat bencana datang bertubi-tubi, kehadiran kita sebagai sesama Muslim lewat zakat bukan sekadar tuntaskan kewajiban, tetapi amanah kemanusiaan yang nyata tertunaikan.
Menutup tahun bukan hanya soal menghitung capaian, tapi juga menyempurnakan kewajiban. Zakat akhir tahun adalah ikhtiar menyucikan harta sekaligus menghadirkan pertolongan nyata bagi saudara kita yang terdampak bencana.
Saat ujian masih berlangsung di banyak daerah, jangan tunda kebaikan. Tunaikan zakat akhir tahun Anda hari ini, semoga akhir tahun kita menjadi awal harapan bagi mereka. ZAKAT SEKARANG!
Bersama Kita Angkat Beban Sumatera
Di antara derasnya air yang merendam desa-desa di Sumatera, selalu ada hati-hati yang tak rela membiarkan saudaranya berjuang sendirian. Musibah ini meruntuhkan rumah, jembatan, dan jalan, tetapi tidak mampu meruntuhkan jiwa yang masih diikat oleh iman dan kebersamaan.
Tidak ada hari sebaik Jumat untuk kembali membuka hati. Ketika saudara-saudara kita di Sumatera masih menata hidup pascabencana.
Sudah dua pekan lebih berlalu, berita mungkin mulai mereda, linimasa mulai sunyi, tetapi luka di lapangan belum ikut sembuh. Ribuan keluarga masih bertahan di pengungsian, menatap rumah yang hilang dan kehidupan yang belum mampu mereka susun kembali.
Pemulihan bencana tidak pernah selesai dalam hitungan hari. Membangun rumah butuh waktu, memulihkan hati butuh kesabaran, dan memulai hidup dari awal butuh kekuatan yang besar. Justru di fase inilah bantuan sering kali mulai berkurang, padahal kebutuhan mereka tetap mendesak. Karena itu, jangan biarkan mereka menempuh perjalanan panjang untuk bangkit sendirian.
Mari tunaikan zakat terbaik kita hari ini. Agar mereka tahu bahwa dari jauh pun, saudara seimannya tetap menggenggam tangan mereka.
Salurkan Zakat Bencana untuk Sumatera Sekarang!
Sumatera Dilanda Sepekan Duka, Kuatkan Kembali dengan Zakat Anda
Sepekan terakhir, Sumatera tidak berhenti menangis. Banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat meluluhlantakkan rumah, jembatan, dan kehidupan. Jutaan jiwa kini hidup mengungsi, banyak yang kehilangan seluruh harta dan masuk kategori fakir/miskin akibat bencana ini.
Dengan izin Allah, sejak hari pertama melalui tim dan relawan cabang, Dompet Dhuafa sudah turun ke lokasi bencana, dan disusul secara bertahap oleh tim dari pusat yang menguatkan. Sungguh, bencana ini dahsyat dan butuh dukungan extra kuat, termasuk dari zakat.
Bapak/Ibu, inilah kesempatan besar untuk menolong saudara-saudara kita yang diuji bencana banjir dan longsor di Sumatera. Allah mengingatkan kita: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Māidah: 2). Dan Rasulullah ﷺ bersabda: “Kaum mukminin itu bagaikan satu tubuh; ketika satu bagian sakit, seluruh tubuh ikut merasakannya.” (HR. Bukhari Muslim).
Hari ini, tubuh itu sedang sakit, di Sumatera. Dan di saat seperti inilah, zakat Bapak/Ibu bisa menjadi jalan pertolongan Allah untuk mereka yang terdampak bencana. Bismillah zakat Anda hadir!
Kita tunjukkan, bahwa kita bukan hanya mengantarkan bantuan, tapi kita juga antarkan pesan bahwa mereka tak pernah sendirian. Salurkan zakat Anda untuk darurat bencana Sumatera!





































