Arkhan Kaka Jadi Prajurit TNI AD, Dilantik dengan Pangkat Sersan Dua

Kompas.com - 02/07/2025, 07:16 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Ardito Ramadhan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Eks pemain Timnas U-17 Indonesia, Arkhan Kaka, resmi bergabung menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI AD) dan dilantik sebagai Bintara TNI AD dengan pangkat Sersan Dua pada Sabtu (29/6/2025) lalu.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan, Arkhan direkrut melalui jalur khusus Mabes TNI untuk atlet sepak bola dan bola voli.

"Info tersebut memang benar, Arkhan bergabung menjadi prajurit TNI AD melalui jalur rekrutmen program khusus Mabes TNI (jalur atlet sepak bola dan bola voli)," kata Brigjen Wahyu kepada Kompas.com, Rabu (2/7/2025).

Baca juga: Arkhan Kaka Jadi Prajurit TNI, Jalani Pendidikan Polisi Militer

Arkhan sebelumnya telah menempuh pendidikan pertama di Resimen Induk Kodam Jaya (Rindam Jaya/Jayakarta).

Setelah dilantik, ia akan melanjutkan pendidikan kejuruan atau kecabangan sebelum nantinya ditempatkan di satuan tugas yang akan ditentukan kemudian.

"Untuk penempatan tugas atau satuan barunya nanti akan ditentukan kemudian setelah menjalani pendidikan kejuruan/kecabangan tersebut," ujar Wahyu.

Baca juga: Arkhan Kaka Jalani Pendidikan TNI, Tetap Aktif bersama Persis Solo

Arkhan Kaka dikenal publik setelah menjadi bagian dari skuad Timnas U-17 Indonesia di ajang Piala Dunia U-17 tahun 2023.

Penyerang muda ini menjadi salah satu andalan Garuda Muda dan sempat mencuri perhatian lewat performanya di lapangan.

Langkah Arkhan mengikuti jejak menjadi prajurit TNI AD melalui jalur atlet menambah daftar pesepak bola nasional yang berkontribusi di dunia militer.

Copyright 2008 - 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com