Editor
KOMPAS.com - Meski cuaca mendung dan kerap diguyur hujan, Kebun Binatang Surabaya (KBS) tetap dipadati pengunjung pada momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Pantauan pada Kamis (25/12/2025) menunjukkan arus pengunjung terus berdatangan hingga siang hari.
Kepadatan pengunjung bahkan terlihat lebih tinggi dibanding hari biasa maupun akhir pekan.
Wisatawan dari berbagai daerah tetap berkeliling area KBS meski kondisi cuaca kurang bersahabat.
Baca juga: 2 Bayi Singa Lahir di Kebun Binatang Surabaya, Akan Dikenalkan Minggu Besok
Humas KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi, mengatakan hingga Kamis pukul 12.00 WIB, jumlah pengunjung telah mencapai 15.000 orang dan terus bertambah hingga sore hari.
Lonjakan ini menjadi sinyal positif di awal periode libur Nataru 2025/2026.
Menurut Lintang, KBS menargetkan 200.000 pengunjung selama masa libur Nataru. Puncak kunjungan diperkirakan terjadi pada Minggu (28/12/2025) dan Kamis (1/1/2026), dengan estimasi 50.000 pengunjung per hari.
Lonjakan pengunjung sendiri sudah mulai terlihat sejak akhir pekan sebelumnya.
Baca juga: Menteri LH Sebut Rencana Pemulangan Satwa dari Luar Negeri ke Kebun Binatang Surabaya
Di tengah musim penghujan dan meningkatnya jumlah pengunjung, KBS memastikan kesehatan satwa tetap menjadi prioritas utama.
“Sebenarnya baik hujan atau tidak dan sebagainya, kita selalu memperhatikan utamanya kesehatan satwa,” kata Lintang kepada Kompas.com, Kamis.
Ia menjelaskan, setiap satwa secara rutin diberikan nutrisi dan vitamin sesuai jadwal guna mencegah penyakit.
“Nutrisi, vitamin, dan segala kebutuhan satwa kita utamakan. Itu sih, kalau untuk satwa. Dan kesehatan-kesehatan yang lain kita utamakan juga ya untuk satwa itu tadi,” ujarnya.
Baca juga: Libur Lebaran, Kebun Binatang Surabaya Hadirkan Hiburan Edukatif
Untuk kenyamanan pengunjung, KBS bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan kepolisian dalam pengaturan lalu lintas dan parkir kendaraan.
“Terus untuk keamanan kita juga bekerjasama dengan jajanan. Terus untuk parkir, kita ada parkir KBS dan parkir TIJ (Terminal Intermoda Joyoboyo),” katanya.
Khusus pada puncak kunjungan 28 Desember 2025 dan 1 Januari 2026, parkir kendaraan roda dua dipusatkan di area KBS, sementara roda empat dan lainnya diarahkan ke TIJ.