Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bunga Deposito Bank Digital 2025: Siapa Paling Kompetitif?

Kompas.com, 24 Februari 2025, 23:53 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Meskipun Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen, persaingan bunga deposito di bank digital masih tetap ketat.

Penawaran bunga tinggi masih menjadi strategi utama untuk menarik dana pihak ketiga (DPK) di tengah ketatnya likuiditas perbankan.

Berikut adalah daftar suku bunga deposito terbaru dari bank digital di Indonesia:

1. Bank Amar

Bank Amar menawarkan suku bunga deposito mulai dari 5,5 persen hingga 9 persen per tahun. Nasabah dapat menyetor dana mulai dari Rp 100.000 dengan tenor yang bervariasi antara 1 bulan hingga 36 bulan.

Baca juga: Waspada Kejahatan Digital! Ini 11 Tips Aman Gunakan M-Banking

2. Krom Bank

Krom Bank menawarkan produk simpanan dengan suku bunga tinggi untuk menarik lebih banyak nasabah. Suku bunga deposito ditawarkan hingga 8,75 persen per tahun.

Dalam produk deposito berjangka, nasabah bisa menggunakan fitur untuk mengalokasikan dana sesuai tujuan jangka panjang, dengan memilih periode jatuh tempo sesuai rencana keuangan nasabah. Dalam satu akun, nasabah bisa membuat hingga 20 deposito untuk beragam tujuan.

3. Bank Neo Commerce (BNC)

BNC atau BBYB menawarkan bunga deposito mulai dari 5 persen hingga 8 persen per tahun. Dengan modal minimum Rp 100.000, nasabah dapat memilih tenor fleksibel, seperti:

  • WOW 7 hari: 5,00 persen per tahun
  • WOW 1 bulan: 6,25 persen per tahun
  • WOW 3 bulan: 6,75 persen per tahun
  • WOW 6 bulan: 7,5 persen per tahun
  • WOW 12 bulan: 8,00 persen per tahun

Baca juga: Ekonom Sarankan Investasi Teknologi Keamanan bagi Bank Emas

4. Superbank

Superbank menawarkan deposito dengan bunga antara 6 persen hingga 7,50 persen per tahun. Penempatan dana dimulai dari Rp 500.000 dengan pilihan tenor mulai dari 7 hari.

5. Allo Bank

Per 9 Januari 2025, Allo Bank menetapkan bunga deposito tertinggi sebesar 7,50 persen per tahun dan terendah 5 persen per tahun. Minimal setoran awal untuk membuka deposito adalah Rp 1 juta.

6. Bank Jago

Bank Jago memberikan bunga deposito berkisar antara 5 persen hingga 6 persen per tahun, dengan rincian sebagai berikut:

  • Deposito Rp 1 juta - Rp 99,99 juta: 5,5 persen per tahun
  • Deposito Rp 100 juta - Rp 499,99 juta: 5,75 persen per tahun
  • Deposito Rp 500 juta ke atas: 6 persen per tahun

Baca juga: Starbucks PHK 1.100 Karyawan Pekan Ini, CEO: Demi Efisiensi

7. Seabank

Seabank menawarkan bunga deposito hingga 6 persen per tahun dengan tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan. Nasabah dapat membuka deposito dengan saldo minimal Rp1 juta.

8. Bank Raya

Bank Raya menghadirkan produk Saku Jaga dengan bunga 0,50 persen hingga 3,00 persen per tahun. Untuk fitur Saku Jaga Optimal, bunga yang ditawarkan mencapai 4 persen hingga 6 persen.

Sementara itu, bunga Saku Pintar berkisar antara 3,75 persen hingga 4,50 persen per tahun.

9. Bank Saqu

Bank Saqu dari PT Bank Jasa Jakarta (BJJ), bagian dari Astra Financial dan WeLab, menawarkan fitur Busposito dengan bunga 4,25 persen hingga 6,00 persen per tahun. Minimal penempatan dana adalah Rp 1 juta.

Baca juga: OJK Proyeksikan Bisnis Bullion Bakal Dorong Konsumsi Emas Ritel

10. Blu by BCA Digital

Blu by BCA Digital menawarkan bunga deposito sebesar 3,50 persen hingga 4,75 persen per tahun. Produk bluDeposit dapat dibuka dengan setoran minimal Rp 1 juta dan tenor mulai dari 1 bulan.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Bunga Deposito Bank Digital Terbaru, Siapa Paling Tinggi?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Ekbis
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Ekbis
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Ekbis
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau