Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Belanja Online Kian Ramai, Blibli Fokus Bangun Kepercayaan Konsumen via Layanan Pasca-Transaksi

Kompas.com, 19 Desember 2025, 06:00 WIB
Aprillia Ika

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Di tengah belanja online yang kian padat sepanjang 2025, tantangan konsumen tak lagi berhenti pada proses memilih dan membayar. Justru, fase pasca-transaksi, mulai dari kepastian produk, pengiriman, hingga layanan purnajual, kian menentukan tingkat kepercayaan konsumen dalam pengalaman belanja digital.

Kondisi tersebut menjadi latar penguatan ekosistem Blibli Tiket yang menaungi Blibli, tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma. Sepanjang 2025, ekosistem ini terus berevolusi untuk menjawab perubahan perilaku dan ekspektasi konsumen yang semakin matang.

Head of PR Blibli Nazrya Octora mengatakan, tantangan utama konsumen saat ini bukan lagi pada banyaknya pilihan, melainkan pada apa yang terjadi setelah transaksi dilakukan.

“Konsumen membutuhkan kepastian, kejelasan, dan rasa aman sepanjang proses. Bagi kami, pengalaman digital yang baik bukan hanya soal kecepatan, tetapi tentang bagaimana kepercayaan dijaga sampai akhir,” ujar Nazrya dalam event media di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Baca juga: Pertahankan Sertifikasi ISO 27001 dan ISO 27701, Upaya Blibli Perkuat Keamanan Data Konsumen

Sepanjang 2025, ekosistem Blibli terus berevolusi untuk menjawab perubahan perilaku dan ekspektasi konsumen yang semakin matang.DOK. BLIBLI Sepanjang 2025, ekosistem Blibli terus berevolusi untuk menjawab perubahan perilaku dan ekspektasi konsumen yang semakin matang.

Berangkat dari pemahaman tersebut, Blibli memperkuat fondasi omnichannel untuk menjaga konsistensi pengalaman pelanggan di setiap titik interaksi. Hingga September 2025, Blibli mengoperasikan 236 toko elektronik konsumen, 58 gerai supermarket premium Ranch Market, dan 38 experience center Dekoruma.

Ekosistem tersebut didukung lebih dari 7.600 toko yang mengadopsi fitur Blibli InStore serta lebih dari 8.800 toko yang menggunakan layanan Click & Collect. Penguatan juga dilakukan pada rantai pasok dan logistik melalui pengoperasian gudang baru di Marunda.

Dari sisi teknologi dan tata kelola, pemanfaatan Artificial Intelligence dan Machine Learning diarahkan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus mengoptimalkan operational excellence. Komitmen terhadap keamanan dan privasi data ditegaskan melalui sertifikasi ISO 27001:2022 serta adopsi ISO 27701:2019.

Komitmen jangka panjang ekosistem ini juga tercermin dalam inisiatif keberlanjutan Blibli Tiket Action melalui Langkah Membumi Ecoground. Program tersebut telah memungkinkan donasi 110.500 pohon mangrove yang berpotensi menyerap hingga 3.635,5 ton CO? dalam delapan tahun ke depan.

Baca juga: Blibli Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Gudang Marunda Berteknologi Canggih

Urgensi membangun kepercayaan konsumen semakin terlihat dari temuan survei Kumparan pada Juli–Agustus 2025. Dari berbagai kategori e-commerce, 6 dari 10 konsumen mengaku pernah mengalami kendala saat berbelanja online. Pada kategori tertentu, angkanya bahkan lebih tinggi, yakni marketplace mencapai 91 persen, supermarket online 84 persen, Home & Living 81 persen, dan online travel agent 78 persen.

Menariknya, sekitar 64 persen kendala tersebut justru muncul setelah pembayaran dilakukan. Masalah yang kerap terjadi meliputi barang tidak sesuai, pengiriman terlambat, produk rusak, hingga proses pengembalian yang dinilai tidak sederhana.

Data tersebut menunjukkan bahwa di tengah kemudahan transaksi, konsumen semakin membutuhkan kepastian setelah keputusan dibuat. Pada titik inilah fase pasca-transaksi menjadi penentu kepercayaan.

Baca juga: Jelang Harbolnas, Ancaman Penipuan Digital Meningkat, Blibli Perketat Keamanan

Halaman:


Terkini Lainnya
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Ekbis
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Ekbis
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Ekbis
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau