Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Klaim Baru Elon Musk soal Robotaxi Bikin Saham Tesla Menguat

Kompas.com, 23 Januari 2026, 08:56 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

KOMPAS.com - Saham Tesla menguat pada perdagangan Kamis (22/1/2026) setelah CEO Tesla Elon Musk mengklaim perusahaan telah memulai layanan robotaxi tanpa kehadiran pengawas keselamatan di dalam kendaraan di Austin, Texas.

Dikutip dari Yahoo Finance, Jumat (23/1/2026), klaim tersebut disampaikan di tengah persaingan ketat layanan kendaraan otonom, menyusul langkah Waymo, unit kendaraan otonom milik Alphabet, yang terus memperluas layanan robotaxi di Amerika Serikat.

Klaim Elon Musk soal Robotaxi Tesla

Melalui unggahan di platform X, Elon Musk menyatakan Tesla telah memulai perjalanan robotaxi di Austin tanpa pengawas keselamatan di dalam mobil.

“Tesla telah memulai perjalanan Robotaxi di Austin tanpa pengawas keselamatan di dalam kendaraan. Selamat kepada tim AI Tesla,” tulis Musk.

Baca juga: Pernah Diragukan Elon Musk, Mobil Listrik China BYD Kini Ungguli Tesla

Unggahan tersebut merupakan respons atas sejumlah video yang dibagikan pengguna X, yang memperlihatkan robotaxi Tesla beroperasi tanpa pengemudi keselamatan.

Kepala divisi AI Tesla, Ashok Elluswamy, turut memberikan penjelasan. Ia menyebut layanan robotaxi tanpa pengawasan tersebut masih dilakukan secara terbatas.

Menurut Elluswamy, Tesla memulai layanan dengan beberapa kendaraan tanpa pengawas yang digabungkan dengan armada robotaxi yang masih menggunakan pengawas keselamatan. Rasio kendaraan tanpa pengawas akan ditingkatkan secara bertahap.

Pasar merespons positif klaim tersebut. Saham Tesla (TSLA) ditutup menguat lebih dari 4 persen pada perdagangan Kamis.

Pada penutupan perdagangan, saham Tesla berada di level 449,36 dollar AS, naik 17,92 dollar AS atau 4,15 persen. Pada perdagangan setelah jam bursa, saham Tesla kembali menguat ke level 450,20 dollar AS.

Baca juga: BYD Salip Tesla, Jadi Penjual Mobil Listrik Terbesar Dunia pada 2025

Waymo Perluas Layanan Robotaxi

Pada hari yang sama, Waymo mengumumkan ekspansi layanan robotaxi ke wilayah Miami. Dalam blog resmi perusahaan, Waymo menyatakan telah mulai mengundang penumpang publik pertama di kota tersebut.

Waymo mencatat hampir 10.000 warga telah mendaftar untuk layanan ini. Undangan kepada penumpang baru akan dilakukan secara bertahap guna memastikan pengalaman layanan yang lancar di area layanan awal seluas sekitar 60 mil persegi.

Waymo juga menyebut layanan perjalanan menuju Bandara Internasional Miami akan segera tersedia.

Sebelum ekspansi ke Miami, Waymo telah mengoperasikan layanan robotaxi di lima pasar utama di Amerika Serikat, yakni Austin, Atlanta, Los Angeles, Phoenix, serta wilayah San Francisco Raya.

Sepanjang tahun ini, Waymo menargetkan ekspansi ke Dallas, Denver, Detroit, Houston, Las Vegas, Orlando, San Antonio, San Diego, Washington DC, dan Nashville. Selain itu, pengujian juga dilakukan di kota-kota dengan kepadatan tinggi seperti New York, Tokyo, dan London.

Baca juga: Pemegang Saham Tesla Setujui Paket Gaji Elon Musk Rp 16.600 Triliun

Posisi Tesla dalam Layanan Otonom

Sementara itu, layanan kendaraan otonom Tesla masih tertinggal dibandingkan Waymo. Dalam ajang World Economic Forum di Davos, Musk menyampaikan bahwa layanan Full Self-Driving (FSD) Tesla yang bersifat supervised akan segera mendapatkan persetujuan di Eropa dan China.

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau