Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Orang Terkaya Dunia Februari 2026, Elon Musk Unggul Jauh

Kompas.com, 8 Februari 2026, 11:57 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

KOMPAS.com – Daftar 10 orang terkaya dunia pada Februari 2026 masih didominasi para pengusaha teknologi asal Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Forbes real-time-billionaires, Minggu (8/2/2026), Elon Musk kembali menempati posisi pertama dengan total kekayaan mencapai 844,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 14.234,42 triliun (asumsi kurs Rp 16.855 per dollar AS).

Elon Musk yang kini berusia 54 tahun itu meraup kekayaan dari Tesla dan SpaceX. Nilai kekayaannya tercatat tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.

Di posisi kedua terdapat pendiri Google, Larry Page. Page yang kini berusia 52 tahun memiliki total kekayaan 264,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 4.456,48 triliun.

Baca juga: Elon Musk Curhat, Tak Bahagia Jadi Orang Terkaya di Dunia

Posisi ketiga orang terkaya dunia ditempati Sergey Brin, yang juga merupakan pendiri Google. Sergey Brin memiliki kekayaan sebesar 243,9 miliar dollar AS atau setara Rp 4.110,33 triliun. Sama seperti Page, nilai kekayaannya tercatat stabil.

Selanjutnya, pendiri Facebook Mark Zuckerberg berada di peringkat keempat dengan kekayaan 226,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 3.823,55 triliun. Zuckerberg berusia 41 tahun dan kekayaannya juga tidak berubah.

Di urutan kelima ada pendiri Amazon, Jeff Bezos. Pengusaha berusia 62 tahun tersebut memiliki total kekayaan 224,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 3.781,41 triliun.

Posisi keenam ditempati pendiri Oracle, Larry Ellison. Pada Februari 2026, Ellison yang berusia 81 tahun mencatatkan kekayaan 186,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 3.141,77 triliun.

Daftar 10 orang terkaya dunia pada Februari 2026 masih didominasi para pengusaha teknologi asal Amerika Serikat (AS). Daftar 10 orang terkaya dunia pada Februari 2026 masih didominasi para pengusaha teknologi asal Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia 2025 Versi Forbes, Hartono Bersaudara Masih di Puncak

Dari sektor barang mewah, Bernard Arnault & family berada di peringkat ketujuh dengan kekayaan 164,8 miliar dollar AS atau setara Rp 2.777,70 triliun. Keluarga pemilik LVMH asal Perancis ini menjadi satu-satunya perwakilan Eropa dalam daftar 10 besar.

Di posisi kedelapan terdapat Jensen Huang dari industri semikonduktor. CEO Nvidia berusia 62 tahun itu memiliki kekayaan 161 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.713,66 triliun.

Investor legendaris Warren Buffett menempati peringkat kesembilan dengan total kekayaan 150,4 miliar dollar AS atau setara Rp 2.535,00 triliun. CEO Berkshire Hathaway yang kini berusia 95 tahun tersebut menjadi figur paling senior dalam daftar ini.

Adapun posisi kesepuluh ditempati Rob Walton & family. Keluarga pemilik Walmart itu memiliki kekayaan sebesar 149 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.511,40 triliun.

Baca juga: Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia Awal Februari 2026 Versi Forbes

Daftar 10 Orang Terkaya Dunia 2026

Berikut daftar 10 orang terkaya dunia Februari 2026:

  1. Elon Musk – 844,7 miliar dollar AS (Rp 14.234,42 triliun)
  2. Larry Page – 264,4 miliar dollar AS (Rp 4.456,48 triliun)
  3. Sergey Brin – 243,9 miliar dollar AS (Rp 4.110,33 triliun)
  4. Mark Zuckerberg – 226,8 miliar dollar AS (Rp 3.823,55 triliun)
  5. Jeff Bezos – 224,3 miliar dollar AS (Rp 3.781,41 triliun)
  6. Larry Ellison – 186,4 miliar dollar AS (Rp 3.141,77 triliun)
  7. Bernard Arnault & family – 164,8 miliar dollar AS (Rp 2.777,70 triliun)
  8. Jensen Huang – 161 miliar dollar AS (Rp 2.713,66 triliun)
  9. Warren Buffett – 150,4 miliar dollar AS (Rp 2.535,00 triliun)
  10. Rob Walton & family – 149 miliar dollar AS (Rp 2.511,40 triliun)

Secara keseluruhan, sembilan dari 10 orang terkaya dunia dalam daftar Februari 2026 berasal dari Amerika Serikat. Mayoritas kekayaan mereka bertumpu pada sektor teknologi, mulai dari mesin pencarian, media sosial, e-commerce, komputasi, semikonduktor, hingga kendaraan listrik.

Dominasi para miliarder teknologi ini menegaskan kuatnya peran industri digital dalam peta kekayaan global. Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan komputasi menjadi salah satu faktor utama yang menopang valuasi perusahaan-perusahaan raksasa dunia dalam beberapa tahun terakhir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Ekbis
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Ekbis
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Ekbis
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau