Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BI Minta Perbankan Turunkan Suku Bunga, Amar Bank: Nasabah Kami Butuh Bunga Deposito Tinggi

Kompas.com, 2 Maret 2026, 06:45 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Amar Indonesia Tbk memastikan tidak akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat, terutama bunga deposito.

Keputusan ini merespons imbauan Bank Indonesia agar perbankan menurunkan bunga deposito dan kredit seiring penurunan suku bunga acuan. BI Rate sudah turun 125 basis poin sepanjang 2025.

"Suku bunga, saya rasa kami tidak menurunkannya terlalu cepat," ujar Direktur Utama Amar Bank Vishal Tulsian saat group interview di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Baca juga: Inflasi Produsen AS Januari Melonjak 0,5 Persen, Tekan Harapan Pemangkasan Suku Bunga

Vishal menjelaskan, Amar Bank memiliki segmen nasabah mikro dan usaha mikro, kecil, dan menengah. Segmen ini membutuhkan bunga deposito yang kompetitif untuk mendorong kebiasaan menabung.

"Nasabah kami adalah nasabah kecil. Kami ingin menciptakan kebiasaan menabung. Motto kami di perbankan adalah menabung sekarang, belanjakan nanti," jelasnya.

Amar Bank mengusung pendekatan berbeda dari tren konsumtif di industri keuangan digital. Banyak layanan mendorong pola buy now, pay later. Amar Bank memilih prinsip save now, spend later.

Segmen nasabah dinilai perlu membangun kebiasaan menabung untuk manfaat jangka panjang.

"Dan sebagai bank, bagaimana kami dapat membantu mereka? Kita hanya bisa membantu mereka dengan beberapa cara. Dengan menggunakan AI untuk menciptakan beberapa kebiasaan dan sebagainya dan cara lainnya adalah suku bunga deposito. Jadi kami terus menawarkan suku bunga deposito yang menarik," ucapnya.

Baca juga: BI Rate Ditahan di 4,75 Persen Sejak September 2025, Masih Ada Peluang Penurunan?

Vishal menilai penurunan suku bunga lebih relevan bagi bank besar dengan segmen nasabah beragam. Amar Bank memilih menjaga daya tarik simpanan untuk mempertahankan nasabah.

"Kami bukan perusahaan besar yang membutuhkan pengurangan suku bunga. Segmen pelanggan kami membutuhkan suku bunga deposito yang lebih baik," tukasnya.

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau