Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Drone Iran Hantam Pusat Data AWS di UEA, Aplikasi Perbankan hingga Transportasi Terganggu

Kompas.com, 4 Maret 2026, 07:47 WIB
Erlangga Djumena

Editor

Sumber CNBC

NEW YORK, KOMPAS.com – Serangan drone yang menghantam pusat data Amazon Web Services (AWS) di Uni Emirat Arab (UEA) memicu gangguan luas pada berbagai aplikasi dan layanan digital di kawasan tersebut.

AWS mengonfirmasi dua pusat datanya di UEA serta satu fasilitas di Bahrain mengalami kerusakan akibat serangan yang terjadi pada Minggu. Insiden itu membuat fasilitas tersebut tidak dapat beroperasi.

“Di UEA, dua fasilitas kami terkena serangan langsung, sementara di Bahrain, serangan drone di dekat salah satu fasilitas kami menyebabkan dampak fisik pada infrastruktur kami,” kata AWS pada Senin (2/3/2026) malam waktu setempat seperti dikutip dari CNBC, Rabu (4/3/2026).

Baca juga: Saham Amazon Akhirnya Menguat Setelah Turun Terus Selama 9 Hari dan Kapitalisasi Pasar Lenyap Rp 7.560 T

Perusahaan menambahkan bahwa serangan tersebut menyebabkan kerusakan struktural serta gangguan pasokan listrik.

“Serangan-serangan ini menyebabkan kerusakan struktural, mengganggu pasokan listrik ke infrastruktur kami, dan dalam beberapa kasus memerlukan upaya pemadaman kebakaran yang kemudian mengakibatkan kerusakan tambahan akibat air,” tulis AWS.

Aplikasi Perbankan dan Pembayaran Ikut Terdampak

Gangguan infrastruktur AWS berdampak langsung pada berbagai layanan konsumen dan keuangan di UEA. Platform transportasi dan pengantaran Careem, perusahaan pembayaran Alaan dan Hubpay, hingga aplikasi investasi Sarwa melaporkan gangguan layanan.

Bank besar seperti ADCB dan Emirates NBD juga terdampak.

“Akibat gangguan TI skala regional baru-baru ini, Aplikasi Mobile Banking ADCB dan layanan Contact Centre untuk sementara tidak tersedia,” tulis ADCB di media sosial pada Senin.

Snowflake turut melaporkan gangguan sistem. “Masalah konektivitas yang meningkat dan tingginya tingkat error di wilayah ini akan terus berlanjut hingga gangguan pasokan listrik terselesaikan,” tulis perusahaan itu dalam laporan insiden terbarunya.

AWS melalui dashboard kesehatannya menyatakan gangguan masih berlangsung.

“Kami terus membuat kemajuan dalam upaya pemulihan di berbagai lini kerja,” tulis AWS pada Selasa pagi waktu setempat. “Kami sangat merekomendasikan pelanggan dengan beban kerja yang berjalan di Timur Tengah untuk segera memindahkan beban kerja tersebut ke Wilayah AWS alternatif,” sebutnya.

Dampak Konflik AS-Iran Meluas ke Infrastruktur Digital

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran, setelah AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada akhir pekan.

Selain pangkalan militer, sejumlah infrastruktur penting seperti pusat data serta fasilitas produksi minyak dan gas dilaporkan menjadi target.

Di saat yang sama, ketegangan di kawasan turut mengguncang pasar global. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran memicu gejolak pasar energi. Saham AS dibuka melemah tajam pada Selasa pagi, sementara bursa Eropa dan Asia ikut terkoreksi.

Harga minyak pun terus naik seiring meningkatnya risiko gangguan pasokan energi global.

Baca juga: QatarEnergy Hentikan Produksi LNG Usai Diserang Iran, Pasokan Global Terancam

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Ekbis
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Ekbis
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Ekbis
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau