Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pertamina Siaga Penuh, Jamin BBM hingga Elpiji di Kalimantan Tak Langka

Kompas.com, 18 Maret 2026, 10:40 WIB
Pandawa Borniat,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

SAMARINDA, KOMPAS.com - Menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kesiapan penuh pasokan dan layanan energi guna mendukung mobilitas masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran.

Kesiapan tersebut ditandai dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idulfitri 2026 yang mulai bertugas sejak Senin (9/3/2026). Satgas ini disiagakan untuk menjaga kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah Kalimantan.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi yang umumnya terjadi saat periode mudik.

“Kami telah memetakan potensi peningkatan kebutuhan energi pada periode tersebut. Seluruh aspek operasional, mulai dari stok hingga distribusi telah kami siapkan agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan merayakan Idulfitri dengan tenang dan nyaman,” ujar Isfahani, Selasa (17/3/2026).

Baca juga: Pertamina Siagakan 7.885 SPBU hingga Motoris Buat Antar BBM di Jalur Mudik

Berdasarkan proyeksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan kembali meningkat pada 18–19 Maret 2026.

Sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Mengacu pada pelaksanaan tahun sebelumnya, konsumsi bahan bakar jenis gasoline dan elpiji diperkirakan meningkat selama Ramadhan dan Idulfitri.

Kondisi ini menjadi dasar bagi Pertamina dalam memperkuat strategi suplai agar distribusi energi tetap aman dan terkendali di seluruh wilayah.

Dari sisi infrastruktur, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyiagakan 16 Terminal BBM, 3 Terminal elpiji, serta 11 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU). Selain itu, terdapat 786 SPBU, 558 Pertashop, 527 agen elpiji, 52 SPBE, serta 13 agen minyak tanah yang turut mendukung distribusi energi.

Penyaluran energi juga diperkuat dengan 762 unit mobil tangki dan 99 unit skidtank untuk memastikan distribusi dapat menjangkau hingga wilayah terpencil di Kalimantan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menambahkan bahwa layanan tambahan turut disiapkan di jalur-jalur strategis yang menjadi titik pergerakan masyarakat selama mudik.

“Kami menyiapkan 90 SPBU Siaga 24 Jam, 326 Agen elpiji Siaga, layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga, Motorist/PDS BBM, mobil tangki standby, serta 4 unit Serambi MyPertamina yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai titik istirahat. Ini merupakan wujud komitmen kami untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” jelas Edi.

Selain itu, Pertamina juga memastikan kesiapan armada distribusi melalui pengecekan atau ramp check terhadap ratusan mobil tangki guna menjamin aspek keselamatan dan kelayakan operasional selama masa Satgas.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pertamina memastikan pasokan BBM dan elpiji tetap aman selama periode Ramadhan dan Idulfitri, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat di Kalimantan.

“Ramadhan dan Idulfitri adalah momen penuh makna bagi masyarakat. Karena itu, kami berkomitmen memastikan energi selalu tersedia demi mendukung setiap perjalanan, setiap doa, dan setiap kebersamaan masyarakat Kalimantan,” kata Edi.

Baca juga: Jadwal Operasional Bank Mandiri Selama Libur Lebaran 2026, Cek Selengkapnya di Sini

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Ekbis
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Ekbis
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Ekbis
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau