Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lebaran 2026: Stok Energi di Atas Batas Minimal, SPBU Siap Operasi 24 Jam

Kompas.com, 19 Maret 2026, 19:54 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung meninjau langsung kesiapan layanan energi di wilayah Jawa Tengah menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah fasilitas Serambi MyPertamina di Ruas Tol KM 379A Batang.

Yuliot mengapresiasi kehadiran Serambi MyPertamina sebagai fasilitas tambahan yang disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik.

Baca juga: Urai Antrean BBM di Jalur Mudik, Pertamina Siapkan SPBU Modular

Pertamina Patra Niaga menyiagakan SPBU modular untuk mengurai kemacetan dan antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) di jalur mudik Lebaran 2026.KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Pertamina Patra Niaga menyiagakan SPBU modular untuk mengurai kemacetan dan antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) di jalur mudik Lebaran 2026.

“Ini yang dibutuhkan masyarakat bagi masyarakat yang perlu beristirahat. Ini bagian dari layanan yang kita lakukan, harapannya masyarakat aman dalam perjalanan bisa menikmati mudik lebaran, bisa berkumpul dengan keluarga dengan lebih aman,” ungkap Yuliot dalam siaran pers, Kamis (19/3/2026).

Selain meninjau fasilitas pendukung bagi pemudik, Yuliot juga memastikan kesiapan pasokan energi di wilayah Jawa Tengah selama periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Ia menyebutkan, cadangan energi nasional saat ini berada di atas batas minimal yang telah ditetapkan.

“Jadi kalau untuk ketersediaan dari cadangan minimal yang ditetapkan berdasarkan evaluasi adalah 21 hari, sementara cadangan yang kita siapkan per hari ini sekitar 27 sampai dengan 28 hari. Ini menunjukkan bahwa pasokan dalam kondisi cukup dan terus dijaga melalui suplai dari kilang maupun impor sehingga masyarakat bisa dengan aman menikmati mudik lebaran 2026 ini,” jelas Yuliot.

Menurut dia, kecukupan stok tersebut menjadi indikator kesiapan pemerintah dan badan usaha energi dalam mengantisipasi peningkatan konsumsi bahan bakar selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Baca juga: Jelang Lebaran, Pertamina Pangkas Harga Avtur di Indonesia Timur

Menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kesiapan penuh pasokan dan layanan energi guna mendukung mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran. Selasa (17/3/2026)Dok. Patra Niaga Kalimantan Menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kesiapan penuh pasokan dan layanan energi guna mendukung mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran. Selasa (17/3/2026)

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyampaikan bahwa pihaknya telah mengoptimalkan berbagai layanan energi melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri 2026.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena ketersediaan energi lebih dari cukup untuk Ramadhan Idulfitri, untuk mudik maupun nanti arus balik. SPBU kita siapkan operasional 24 jam, LPG berjalan normal, kami juga memastikan armada kapal beroperasi maksimal sehingga pasokan untuk wilayah antar pulau dilakukan dengan baik,” ujar Ega.

Ia menambahkan, kesiapan operasional tersebut mencakup distribusi bahan bakar minyak (BBM) di jalur tol maupun non-tol, serta penguatan rantai pasok LPG untuk kebutuhan rumah tangga selama periode libur panjang.

Selain aspek distribusi energi, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan layanan tambahan berupa Serambi MyPertamina sebagai fasilitas tempat singgah gratis bagi masyarakat.

Baca juga: Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Hingga Arus Balik

Fasilitas ini disiapkan di berbagai titik strategis yang menjadi jalur pergerakan pemudik.

Secara keseluruhan, Serambi MyPertamina tersebar di 43 titik yang terdiri dari enam titik di rest area tol dan 37 titik mini atau compact di jalur non-tol, kawasan wisata, bandara, pelabuhan, hingga stasiun.

Melalui fasilitas ini, pemudik dapat memanfaatkan sejumlah layanan tanpa biaya, seperti mini klinik, ruang laktasi, musala, area santai, kursi pijat, serta kids corner dan game console. Kehadiran layanan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain layanan utama, tersedia pula sejumlah fasilitas tambahan seperti bright barber, bright skin check, akses Wi-Fi, free charging station, serta makanan dan minuman bagi pengunjung.

Baca juga: Pertamina Siaga Penuh, Jamin BBM hingga Elpiji di Kalimantan Tak Langka

Pertamina Patra Niaga menilai keberadaan fasilitas singgah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama momentum mudik Lebaran.

Untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi terkait lokasi Serambi MyPertamina dan fasilitas yang tersedia, perusahaan menyediakan berbagai kanal layanan.

Masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, mengakses aplikasi MyPertamina melalui fitur trip planner, mengunjungi situs web mypertamina.id, maupun media sosial perseroan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau