Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Dampak Jangka Pendek dan Panjang Kebakaran Gudang Pestisida di Tangsel? Ini Penjelasan BRIN

Kompas.com, 12 Februari 2026, 20:30 WIB
Intan Maharani

Penulis

KOMPAS.com - Kebakaran gudang pestisida di Tangerang Selatan tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik dan pencemaran sesaat.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan adanya potensi dampak jangka pendek hingga jangka panjang terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Peneliti dari Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, Irma Melati, menjelaskan bahwa pencemaran kimia sangat mungkin terjadi akibat peristiwa tersebut.

"Secara teori, sesuai dengan bahan yang diproduksi di pabrik tersebut yaitu bahan pestisida, tentunya pencemaran yang mungkin terjadi dapat berupa pencemaran kimia," terang Irma, dikutip dari Kompas.com, Selasa (10/2/2026).

Baca juga: Mengapa Kebakaran Gudang Pestisida di Tangsel Dipadamkan Pakai Pasir, Bukan Air? Ini Penjelasannya

Dampak jangka pendek

Irma menjelaskan, dalam waktu dekat, pencemaran dapat langsung memengaruhi kualitas air dan kehidupan biota sungai.

"Jangka pendek pastinya menyebabkan pencemaran yang dapat menyebabkan penurunan kualitas air Sungai Cisadane, kematian ikan dan biota lainnya, dan gangguan ekosistem," paparnya.

Selain dampak lingkungan, air yang tercemar juga berisiko terhadap kesehatan manusia apabila digunakan atau dikonsumsi.

"Seperti iritasi pernapasan, mual, pusing, serta kerusakan kulit," ungkap Irma.

Karena itu, ia mengingatkan pentingnya langkah pencegahan agar masyarakat tidak menggunakan air sungai sebelum dinyatakan aman.

"Khususnya imbauan kepada masyarakat untuk sementara tidak menggunakan air sungai secara langsung sebelum dinyatakan aman dan tetap melakukan pemantauan kualitas air secara intensif dan menyeluruh," jelasnya. 

Baca juga: Cara Mengatasi Hama Lalat Buah pada Tanaman Cabai, Tak Perlu Pestisida

Dampak jangka panjang

Lebih jauh, Irma mengingatkan potensi dampak yang lebih luas dalam jangka panjang apabila residu kimia tidak segera ditangani.

"Dalam jangka panjang, residu bahan-bahan kimia yang dihasilkan dari pembakaran tersebut dapat terakumulasi di sedimen dan organisme air," ungkap Irma.

Akumulasi tersebut berisiko mengganggu rantai makanan dan pada akhirnya berdampak pada manusia.

Paparan jangka panjang bahkan berisiko menimbulkan penyakit kronis. 

Adapun penyakit yang berisiko muncul akibat pencemaran seperti kanker, penyakit Parkinson, gangguan reproduksi, gangguan hormon, hingga kerusakan organ dalam.

(Sumber: Kompas.com/Mannisa Elfira Putri Aji Suharno | Editor: Tri Indriawati)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau