Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bisa Jadi Safe Haven, Ini Alasan Investasi Perak Dinilai Menjanjikan dan Risikonya

Kompas.com, 4 Februari 2026, 08:00 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya

Penulis

KOMPAS.com - Harga emas menunjukkan tren kenaikan dalam beberapa hari terakhir sejak awal 2026. Bahkan, harganya sudah mencapai Rp 3 juta per gram.

Kondisi tersebut mendorong sebagian orang mencari alternatif investasi selain emas untuk menjaga nilai aset jangka panjang.

Perak mulai dilirik sebagai pilihan investasi masa depan karena dinilai memiliki potensi keuntungan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Namun, sebelum berinvestasi perak, masyarakat perlu memahami karakter pergerakan harga serta risiko yang menyertainya agar keputusan investasi lebih matang.

Baca juga: Geopolitik Global Memanas Awal 2026, Apakah Emas Masih Jadi Investasi Paling Aman?

Alasan Perak Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Pakar investasi Universitas Gadjah Mada Bowo Setiyono, Ph.D mengatakan, perak secara umum dapat menjadi alternatif instrumen investasi. 

Perak memiliki karakter seperti safe haven mirip emas, terutama saat ketidakpastian meningkat. 

Hal ini dikarenakan perak secara historis lebih volatil dibanding emas lantaran posisinya di bawah emas sebagai logam mulia.

"Perak diakui sebagai aset penyimpan nilai, bahkan sering disebut 'the poor man’s gold' dan berperan sebagai safe haven saat ketidakpastian ekonomi-politik meningkat," ujar Bowo saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/2/2026).

Bowo juga menilai, permintaan industri yang tinggi, supply deficit, dan fluktuasi nilai tukar menjadikan perak tetap diminati investor global.

Baca juga: Warga Pamekasan Temukan Serpihan Emas di Sungai, Diduga Sisa Peleburan Juragan Emas

Ketidakpastian geopolitik dan isu independensi bank sentral juga memperkuat permintaan perak sebagai aset lindung nilai.

Bowo menambahkan, perak menjadi instrumen investasi yang cukup menjanjikan karena siap menanggung volatilitas. 

Hal ini dilihat dari struktur pasar menunjukkan defisit pasokan bertahun-tahun sehingga tekanan harga cenderung naik jangka panjang,

Di sisi lain, perak mempunyai fundamental permintaan kuat, terutama penggunaan industri (panel surya, elektronik, EV) yang terus meningkat.

Saat emas naik, perak biasanya mengikuti, bahkan sering kali naik secara persentase lebih tinggi.

"So, perak itu cukup menjanjikan bagi investor yang agresif atau moderat. Nah, jika dipakai sebagai alat diversifikasi aset, perak bisa menjadi salah satu aset tambahan dalam portofolio investasi," jelas Bowo.

Baca juga: Harga Emas Meroket Awal 2026, Ini Faktor Global yang Jadi Pemicunya

Halaman:


Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau