Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dedi Mulyadi Turun Tangan Selamatkan Satwa Bandung Zoo, Kirim Pakan Mulai Besok

Kompas.com, 30 Maret 2026, 15:15 WIB
Wahyu Wachid Anshory

Editor

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas untuk menyelamatkan satwa di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo.

Keputusan ini diambil setelah adanya pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, menyusul kondisi satwa yang dinilai semakin memprihatinkan.

Dalam pernyataan melalui unggahan video resminya, Dedi menyoroti kasus kematian dua anak harimau yang terjadi baru-baru ini. Ia bahkan mengakui adanya kelalaian dalam penanganan satwa di lokasi tersebut.

"Sebetulnya kita ini sudah bersalah, Pak. Ada harimau yang anaknya mati," ujar Dedi dalam video yang diterima, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Mengenal Virus FPV, Penyakit Ganas yang Sebabkan 2 Anak Harimau Bandung Zoo Mati

Mengapa Pemprov Jabar turun tangan langsung?

Dedi menegaskan bahwa persoalan kewenangan pengelolaan tidak boleh menjadi alasan hingga mengorbankan nyawa satwa. Ia menyatakan tidak ingin ada lagi kematian hewan akibat kelalaian.

"Saya tidak mau lagi ada korban berikutnya," katanya di Gedung Sate, Kota Bandung.

Sebagai langkah awal, Dedi menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk segera mengerahkan dokter hewan guna memeriksa kondisi seluruh satwa.

Selain itu, pendataan kebutuhan pakan harian juga harus dilakukan secara detail agar penanganan bisa tepat sasaran.

Baca juga: Hasil Nekropsi Dua Anak Harimau Bandung Zoo: Mati akibat Infeksi Virus FPV dan Parasit Cacing

Apa langkah konkret yang dilakukan?

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono saat membahas soal Bandung Zoo.Tangkapan layar video Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono saat membahas soal Bandung Zoo.

Untuk memastikan kebutuhan dasar satwa terpenuhi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan langsung mengirimkan pasokan pakan mulai Selasa (31/3/2026).

"Mulai besok kita sudah kirim daging dan sejenisnya untuk makan. Enggak boleh lagi ada yang mati kelaparan," tegas Dedi.

Selain bantuan pakan, pemerintah juga membuka kemungkinan pemberian bantuan rutin, termasuk untuk mendukung operasional kebun binatang dan kesejahteraan pegawai.

"Kalau kemudian seluruh hewan itu memerlukan bantuan logistik untuk kebutuhan pangan mereka dan pegawainya yang penting bisa bekerja, kita bersedia," ujarnya.

Baca juga: Waka DPRD Jabar Akan Panggil BKSDA Terkait 2 Anak Harimau Mati di Bandung Zoo

Bahkan, Dedi mengaku pernah menawarkan solusi alternatif dengan menampung sementara satwa jika kondisi kebun binatang tidak memungkinkan.

"Bahkan saya dulu sampai menawarkan, kalau mau dititipkan di tempat saya, titipkan dulu. Saya bikinkan, saya kasih makan tiap hari dengan baik," ungkapnya.

Halaman:


Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau