Editor
KOMPAS.com - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng) resmi mengumumkan daftar lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri (Ied) 1 Syawal 1447 H.
Di Kudus sendiri, Muhammadiyah telah menyiapkan setidaknya 36 titik strategis yang tersebar sehingga diharapkan memudahkan masyarakat memilih lokasi terdekat tanpa harus berdesakan.
Pelaksanaan Shalat Ied di Kudus dijadwalkan berlangsung pada Jumat (20/8/2026) pukul 06.00 WIB.
Keputusan menggelar shalat Idul Fitri 1447 H tersebut berdasarkan dari maklumat resmi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Baca juga: Daftar Lengkap 50 Lokasi Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Semarang 20 Maret 2026
Dikutip dari laman resminya, berikut daftar lokasi lengkap shalat Idul Fitri 1447 H di Kudus 2026:
Baca juga: Lokasi Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Yogyakarta, Jumat 20 Maret 2026
Selain puluhan lokasi shalat Id, Muhammadiyah Kudus juga telah menyiapkan imam dan khatib dari kalangan tokoh akademisi dan ulama berpengaruh.
Beberapa nama besar yang dijadwalkan mengisi khutbah Shalat Ied di antaranya yakni:
Baca juga: Lupa Tidak Niat Puasa, Bagaimana Hukumnya?
PDM Kota Bekasi mengimbau kepada seluruh jemaah untuk datang lebih awal ke lokasi shalat, membawa perlengkapan ibadah pribadi seperti sajadah, serta menjaga ketertiban dan kebersihan area selama pelaksanaan ibadah Shalat Ied.
Terkait potensi perbedaan Hari Raya, pihaknya mengimbau warga agar tetep tenang.
Diketahui, dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah ditetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu (18/3/2026), sementara 1 Syawal 1447 H (lebaran 2026) jatuh pada Jumat (20/3/2026).
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) baru menggelar sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026.
Baca juga: Antara Berbuka Puasa atau Shalat Maghrib, Mana yang Lebih Baik Didahulukan?
Hasil sidang isbat tersebut nantinya menjadi rujukan nasional bagi masyarakat dalam menentukan waktu pelaksanaan hari raya Idul Fitri.
Di sisi lain, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan akan menunggu keputusan pemerintah melalui Sidang Isbat dalam menentukan awal Syawal.
Namun, berdasarkan perhitungan posisi hilal, terdapat kemungkinan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu (21/3/2026).
Baca juga: Hukum Memotong Kuku Saat Bulan Ramadhan, Batalkan Puasa atau Tidak?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang