Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

13 Wilayah Jawa Tengah yang Masuk Musim Kemarau Mulai April 2026, Mana Saja?

Kompas.com, 31 Maret 2026, 07:00 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya

Penulis

KOMPA.com - Beberapa wilayah di Jawa Tengah diprediksi masuk musim kemarau mulai April 2026. 

Menurut Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Tengah, meski secara umum musim kemarau 2026 terjadi pada bulan Mei, terdapat sejumlah daerah yang sudah memasuki periode ini pada April.

Prediksi ini disusun berdasarkan analisis data iklim terkini serta perkembangan kondisi atmosfer regional dan global. 

Baca juga: Jabar Masih Diguyur Hujan Jelang Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Daftar Wilayah yang Masuk Musim Kemarau Awal April 2026

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (30/3/2026), terdapat enam wilayah di Jawa Tengah yang masuk musim kemarau pada awal 2026:

Berikut daftar selengkapnya:

  • Rembang 
  • Karimunjawa
  • Sebagian besar wilayah Pati
  • Sebagian besar Kudus
  • Sebagian besar Demak
  • Sebagian wilayah Purworejo
  • Sebagian wilayah Kendal
  • Sebagian wilayah Jepara
  • Sebagian wilayah Blora
  • Sebagian wilayah Kota Semarang
  • Sebagian kecil wilayah Batang
  • Sebagian kecil wilayah Kebumen
  • Sebagian kecil wilayah Wonogiri.

Baca juga: BMKG Ungkap Kemarau Kaltim Datang Lebih Awal dengan Risiko Karhutla, Kapan Puncaknya?

Sementara itu, wilayah yang masuk musim kemarau pada Mei dan Juni 2026 meliputi:

Mei 2026:

  • Kabupaten Cilacap
  • Kabupaten Magelang
  • Kabupaten Semarang
  • Kabupaten Boyolali
  • Kabupaten Grobogan
  • Kabupaten Sragen
  • Kabupaten Karanganyar
  • Kabupaten Sukoharjo
  • Kabupaten Klaten
  • Kota Tegal
  • Kota Pekalongan
  • Kota Magelang
  • Kota Salatiga
  • Kota Surakarta
  • Sebagian besar Kabupaten Brebes
  • Sebagian besar Kabupaten Tegal
  • Sebagian besar Kabupaten Pemalang
  • Sebagian besar Kabupaten Temanggung
  • Sebagian besar Kabupaten Blora
  • Sebagian besar Kabupaten Wonogiri
  • Sebagian Kabupaten Banyumas
  • Sebagian Kabupaten Kebumen
  • Sebagian Kabupaten Wonosobo
  • Sebagian Kabupaten Pekalongan
  • Sebagian Kabupaten Batang
  • Sebagian Kabupaten Kendal
  • Sebagian Kota Semarang
  • Sebagian kecil Kabupaten Banjarnegara.

Baca juga: 7 Wilayah yang Masuk Awal Musim Kemarau 2026, Berikut Daftarnya

Juni 2026:

  • Kabupaten Purbalingga
  • Sebagian besar Kabupaten Banyumas
  • Sebagian besar Kabupaten Banjarnegara
  • Sebagian Kabupaten Pekalongan
  • Sebagian Kabupaten Batang
  • Sebagian Kabupaten Wonosobo
  • Sebagian kecil Kabupaten Brebes
  • Sebagian kecil Kabupaten Tegal
  • Sebagian kecil Kabupaten Pemalang
  • Sebagian kecil Kabupaten Kendal
  • Sebagian kecil Kabupaten Kebumen.

Baca juga: BMKG Prediksi Bali Masuk Musim Kemarau 2026 Mulai Maret, Wilayah Mana Saja?

Imbauan BMKG

Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat untuk menghadapi musim kemarau yang akan dimulai pada April 2026.

Masyarakat diimbau untuk mencukupi kebutuhan air putih  supaya tidak mengalami dehidrasi.

Selain itu, Stasiun Klimatologi Jawa Tengah meminta masyarakat untuk menggunakan pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan. Pelindung yang dapat digunakan, yakni topi, payung, atau sunscreen.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah menggunakan air secara bijak dan tidak membakar sampah atau semak belukar untuk mencega kebakaran lahan.

Baca juga: 3 Wilayah di Jawa Barat Sudah Masuk Musim Kemarau Mulai Maret 2026, Berikut Daftarnya

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau