Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Surabaya di Jawa Timur: Sejarah, Kota Pahlawan, dan Cerita Rakyat

Kompas.com, 12 September 2025, 21:14 WIB
Dini Daniswari

Editor

KOMPAS.com - Kota Surabaya, salah satu kota terbesar di Indonesia yang berada di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Tepatnya, kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. 

Kota ini dikenal sebagai Kota Pahlawan karena memiliki sejarah panjang dan nilai heroisme yang tinggi. 

Surabaya sendiri berdiri pada 31 Mei 1293, menjadikannya salah satu kota tertua di Indonesia.

Baca juga: Pertempuran Surabaya, Pertempuran Indonesia Pertama setelah Proklamasi

Sejarah Berdirinya Kota Surabaya

Mengutip dari laman resmi Pemerintah Kota Surabaya, sejarah Kota Surabaya erat kaitannya dengan kepahlawanan.

Nama Surabaya terdiri dari kata sura atau suro yang berarti berani, dan baya yang berarti bahaya.

Secara harfiah, Surabaya berarti berani menghadapi bahaya yang datang.

Peristiwa bersejarah yang membentuk kota ini adalah pertempuran antara Raden Wijaya dari Kerajaan Majapahit dengan pasukan Mongol pimpinan Kubilai Khan pada 1293.

Peristiwa ini kemudian dijadikan tanggal berdirinya Kota Surabaya, yakni 31 Mei. Raden Wijaya berhasil memukul mundur pasukan Mongol.

Baca juga: Cerita Asal-usul Nama Surabaya, Pertarungan Sura dan Baya

Nilai Heroisme Kota Surabaya

Peristiwa heroik lain yang menandai sejarah Surabaya adalah pertempuran 10 November 1945. 

Arek-arek Suroboyo berani melawan pasukan Sekutu yang dilengkapi persenjataan canggih hanya dengan bambu runcing. 

Puluhan ribu warga gugur membela tanah air, peristiwa yang kini diabadikan sebagai Hari Pahlawan. Oleh sebab itu, Surabaya dikenal dengan julukan Kota Pahlawan.

Surabaya sebagai Kota Dagang

Sejak zaman Kerajaan Majapahit, Surabaya berkembang sebagai pelabuhan utama di pesisir utara Pulau Jawa.

Posisi strategis ini menjadikannya pusat perdagangan dan pelabuhan penting pada abad ke-14.

Pada masa kolonial Belanda, khususnya abad ke-19, Surabaya menjadi pelabuhan utama yang berperan sebagai collecting center, tempat pengumpulan hasil perkebunan dari pedalaman Jawa Timur sebelum diekspor ke Eropa.

Baca juga: Kenapa Surabaya Disebut Kota Pahlawan? Simak Alasannya

Cerita Rakyat dan Filosofi Nama Surabaya

Nama Surabaya terdiri dari kata sura (berani) dan baya (bahaya), yang secara harfiah berarti berani menghadapi bahaya. Kota ini memiliki cerita rakyat terkenal tentang pertarungan antara ikan hiu (Sura) dan buaya (Baya).

Dalam Buku Sejarah Kota Surabaya (2018) karya Priyo Jatmiko, diceritakan bahwa Sura dan Baya sama-sama kuat, tangkas, dan cerdik. 

Setelah berkali-kali bertarung tanpa pemenang, mereka sepakat membagi kekuasaan: Sura berkuasa di air, sedangkan Baya berkuasa di daratan. Batas keduanya adalah garis pasang surut air laut.

Cerita ini menjadi salah satu simbol asal-usul Surabaya dan filosofi keberanian warga kota menghadapi bahaya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Asal-usul Kota Surabaya, Ada Versi Cerita Pertarungan Sura dan Baya dan Sejarah Kota Surabaya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau