Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perempuan Ditemukan Tewas di Sleman, Pelaku Ditangkap Usai Tenggak Obat Nyamuk di Makam Orangtua

Kompas.com, 5 November 2025, 16:45 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com – Seorang perempuan berinisial RI (39) ditemukan meninggal dunia dengan luka sayatan di leher di dalam rumah kontrakannya di Mejing Wetan, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Selasa (4/11/2025) pagi.

Polisi menduga RI menjadi korban pembunuhan.

Kapolsek Gamping AKP Bowo Susilo mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar kontrakannya.

“Polsek Gamping bersama dengan Unit Inafis Polresta Sleman, Inafis Polda DIY, dan DVI Polda DIY melaksanakan olah TKP. Di TKP ditemukan korban dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Bowo di lokasi kejadian, Selasa.

Baca juga: Pembunuh Perempuan di Gamping Sleman Tenggak Baygon Sebelum Ditangkap

Ditemukan oleh Pembantu Rumah Tangga

RI pertama kali ditemukan oleh pembantu rumah tangganya, yang baru saja mengantar anak korban ke sekolah.

Saat kembali ke rumah, saksi merasa curiga karena pintu depan tertutup, padahal biasanya terbuka, dan terlihat ceceran darah di area dapur.

“Pembantu pulang ke rumah, pintu rumah biasanya posisi terbuka. Tetapi ini pintu depan tertutup, masuk ke dalam curiga ada ceceran darah di sekitar dapur. Mengetuk pintu kamar korban, terus baru diketahui korban dalam posisi meninggal,” kata Bowo.

Korban ditemukan terlentang di samping tempat tidur, dengan luka sayatan di leher. Polisi juga menemukan dua bilah pisau di tempat kejadian perkara (TKP), yang kini diamankan sebagai barang bukti.

“Ditemukan dua pisau di TKP dan sudah kami amankan, dan masih kami dalami untuk dilaksanakan pemeriksaan sidik jari,” jelas Bowo.

Baca juga: Pembunuh Perempuan di Gamping Sleman Ditangkap di Makam Orangtuanya

Kronologi Sebelum Korban Ditemukan Tewas

AKP Bowo menjelaskan, korban tinggal di rumah kontrakan tersebut bersama anaknya yang masih duduk di bangku SD serta seorang pembantu rumah tangga.

Dari keterangan saksi, peristiwa tragis itu diduga terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, sementara korban ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB.

“Jam 6.15 korban masih membersihkan anaknya yang akan berangkat ke sekolah. Membersihkan pakai handuk karena habis mandi, setelah itu anaknya diantar sama pembantu rumah tangganya,” ujar Bowo.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan barang-barang milik korban masih lengkap dan tidak ditemukan tanda-tanda pencurian.

Hingga kini, Polsek Gamping dan Satreskrim Polresta Sleman masih melakukan penyelidikan mendalam serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Saat ini Polsek Gamping beserta Satreskrim Polresta Sleman melaksanakan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi,” tuturnya.

Baca juga: Update Korban Kecelakaan Kereta di Sleman: 3 Tewas dan 6 Luka-Luka

Halaman:


Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau