Editor
KOMPAS.com – Seorang perempuan berinisial RI (39) ditemukan meninggal dunia dengan luka sayatan di leher di dalam rumah kontrakannya di Mejing Wetan, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Selasa (4/11/2025) pagi.
Polisi menduga RI menjadi korban pembunuhan.
Kapolsek Gamping AKP Bowo Susilo mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar kontrakannya.
“Polsek Gamping bersama dengan Unit Inafis Polresta Sleman, Inafis Polda DIY, dan DVI Polda DIY melaksanakan olah TKP. Di TKP ditemukan korban dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Bowo di lokasi kejadian, Selasa.
Baca juga: Pembunuh Perempuan di Gamping Sleman Tenggak Baygon Sebelum Ditangkap
RI pertama kali ditemukan oleh pembantu rumah tangganya, yang baru saja mengantar anak korban ke sekolah.
Saat kembali ke rumah, saksi merasa curiga karena pintu depan tertutup, padahal biasanya terbuka, dan terlihat ceceran darah di area dapur.
“Pembantu pulang ke rumah, pintu rumah biasanya posisi terbuka. Tetapi ini pintu depan tertutup, masuk ke dalam curiga ada ceceran darah di sekitar dapur. Mengetuk pintu kamar korban, terus baru diketahui korban dalam posisi meninggal,” kata Bowo.
Korban ditemukan terlentang di samping tempat tidur, dengan luka sayatan di leher. Polisi juga menemukan dua bilah pisau di tempat kejadian perkara (TKP), yang kini diamankan sebagai barang bukti.
“Ditemukan dua pisau di TKP dan sudah kami amankan, dan masih kami dalami untuk dilaksanakan pemeriksaan sidik jari,” jelas Bowo.
Baca juga: Pembunuh Perempuan di Gamping Sleman Ditangkap di Makam Orangtuanya
AKP Bowo menjelaskan, korban tinggal di rumah kontrakan tersebut bersama anaknya yang masih duduk di bangku SD serta seorang pembantu rumah tangga.
Dari keterangan saksi, peristiwa tragis itu diduga terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, sementara korban ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB.
“Jam 6.15 korban masih membersihkan anaknya yang akan berangkat ke sekolah. Membersihkan pakai handuk karena habis mandi, setelah itu anaknya diantar sama pembantu rumah tangganya,” ujar Bowo.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan barang-barang milik korban masih lengkap dan tidak ditemukan tanda-tanda pencurian.
Hingga kini, Polsek Gamping dan Satreskrim Polresta Sleman masih melakukan penyelidikan mendalam serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Saat ini Polsek Gamping beserta Satreskrim Polresta Sleman melaksanakan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi,” tuturnya.
Baca juga: Update Korban Kecelakaan Kereta di Sleman: 3 Tewas dan 6 Luka-Luka