Editor
KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada Selasa (31/3/2026).
Berdasarkan data terbaru dari BMKG, mayoritas provinsi di Indonesia terpantau masuk dalam kategori siaga dan waspada terhadap dampak hujan lebat. Kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di berbagai daerah.
Baca juga: Cuaca Ekstrem, Warung Makan dan Rumah Warga di Bangkalan Rusak Diterjang Angin Kencang
Dalam laporan resminya, BMKG memberikan perhatian khusus pada dua wilayah yang diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas hujan lebat hingga sangat lebat. Wilayah tersebut adalah:
Masyarakat di kedua provinsi ini diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
Selain dua wilayah di atas, BMKG mencatat setidaknya 33 provinsi lainnya yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat. Berikut adalah daftar lengkap wilayah yang masuk dalam pantauan BMKG pada 31 Maret 2026:
Sumatera & Kepulauan:
Jawa, Bali, & Nusa Tenggara:
Kalimantan:
Baca juga: Apa Itu Siklon Narelle yang Bisa Akibatkan Cuaca Tak Menentu di Jatim pada 26 Maret-4 April 2026?
Sulawesi:
Maluku & Papua:
BMKG meminta masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi resmi atau kanal media sosial BMKG.
"Mengingat adanya potensi cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Indonesia, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, genangan, angin kencang, dan tanah longsor di wilayah yang bertopografi curam," tulis pernyataan resmi BMKG dalam laporan harian mereka.
Baca juga: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jabar, Cek Daftar Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem Pekan Ini
Masyarakat juga diharapkan untuk memastikan saluran drainase di lingkungan sekitar berfungsi dengan baik guna meminimalisir risiko genangan saat intensitas hujan meningkat secara tiba-tiba.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang