Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Sintang, BMKG Sebut Dipicu Aktivitas Sesar Adang

Kompas.com, 13 Maret 2026, 12:42 WIB
Wahyu Wachid Anshory

Editor

KOMPAS.com -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi bermagnitudo 5,3 mengguncang Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat pada Jumat (13/3/2026) pagi.

Berdasarkan analisis lembaga tersebut, gempa dipicu oleh aktivitas Sesar Adang yang berada di wilayah tersebut.

Gempa terjadi pada Jumat pukul 03.04 WIB atau beberapa saat menjelang waktu sahur bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Baca juga: Gempa M 5,4 di Sukabumi Terasa hingga Cianjur, Warga: Getaran Tidak Kencang tapi Lumayan Lama

Meskipun guncangan cukup terasa di sejumlah wilayah, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan yang disebabkan oleh peristiwa tersebut.

Pelaksana Tugas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menjelaskan bahwa gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike slip," kata Rahmat Triyono dikutip dari Antara.

Apa penyebab gempa di Kabupaten Sintang?

BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi yang terjadi di Sintang merupakan jenis gempa tektonik yang dipicu oleh aktivitas Sesar Adang.

Kesimpulan tersebut diperoleh setelah BMKG melakukan analisis terhadap lokasi episenter serta kedalaman hiposenter gempa.

Gempa dangkal umumnya terjadi pada kedalaman kurang dari 60 kilometer. Karena berada dekat dengan permukaan bumi, jenis gempa ini sering kali terasa cukup kuat meskipun magnitudonya tidak terlalu besar.

Baca juga: Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,4 Guncang Sukabumi, Tak Ada Potensi Tsunami

Dalam kasus gempa Sintang, BMKG mencatat episenter gempa berada di darat pada kedalaman sekitar 10 kilometer. Titik gempa terletak di wilayah Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Selain itu, analisis mekanisme sumber gempa menunjukkan adanya pergerakan geser atau strike slip. Mekanisme ini menggambarkan pergerakan dua blok batuan yang bergeser secara horizontal satu sama lain.

Bagaimana kekuatan getaran yang dirasakan masyarakat?

BMKG mencatat guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah di Kalimantan Barat dengan tingkat intensitas yang berbeda-beda.

Di wilayah Sintang dan Sanggau, getaran tercatat pada skala III Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada tingkat ini, getaran dirasakan cukup nyata di dalam rumah, seperti saat sebuah truk besar melintas di dekat bangunan.

Baca juga: Gempa Melawi Magnitudo 5,3 dan Wilayah yang Merasakannya...

Sementara itu, getaran juga dirasakan di wilayah Katingan dan Melawi dengan intensitas II MMI. Pada skala ini, gempa hanya dirasakan oleh beberapa orang dan biasanya menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Berikut gambaran dampak getaran berdasarkan skala intensitas yang dilaporkan BMKG:

Halaman:


Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau