Editor
KOMPAS.com - Tanggal 18 Maret 2026 jatuh pada hari Rabu. Pada tanggal tersebut, terdapat dua peringatan penting yang relevan baik secara nasional maupun global, yaitu Hari Arsitektur Indonesia dan Hari Daur Ulang Sedunia.
Kedua peringatan ini memiliki makna yang berbeda, namun sama-sama menyoroti pentingnya peran manusia dalam pembangunan dan keberlanjutan lingkungan.
Setiap tanggal 18 Maret diperingati sebagai Hari Arsitektur Indonesia. Peringatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi para arsitek dalam mendukung pembangunan nasional.
Melalui karya-karya mereka, para arsitek berperan penting dalam menciptakan ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga estetis dan berkelanjutan.
Baca juga: Tanggal 17 Maret Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
Hari Arsitektur Indonesia juga berkaitan erat dengan keberadaan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), organisasi profesi yang mewadahi para arsitek di Tanah Air.
Merujuk situs resminya, IAI didirikan di Bandung pada 17 September 1959 oleh tiga arsitek senior, yaitu F. Silaban, Mohammad Soesilo, dan Lim Bwan Tjie, bersama 18 arsitek muda lulusan pertama Jurusan Arsitektur ITB tahun 1958 dan 1959.
Peringatan ini menjadi momentum bagi para arsitek untuk terus meningkatkan peran mereka dalam pembangunan nasional.
Selain Hari Arsitektur Indonesia, tanggal 18 Maret juga diperingati sebagai Hari Daur Ulang Sedunia.
Mengutip National Today, peringatan ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2018 untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya daur ulang.
Baca juga: Tanggal 16 Maret Memperingati Hari Apa? Berikut Daftarnya
Sejak ditetapkan, berbagai negara dan komunitas di dunia berpartisipasi dalam kampanye untuk mengurangi limbah dan mempromosikan penggunaan kembali material.
Masalah sampah menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar di dunia. Limbah, khususnya plastik, dapat mencemari lingkungan karena sulit terurai secara alami.
Melalui peringatan Hari Daur Ulang Sedunia, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap pengelolaan sampah.
Baca juga: Tanggal 15 Maret Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
Kedua peringatan pada tanggal 18 Maret ini menunjukkan pentingnya peran manusia dalam membangun sekaligus menjaga lingkungan.
Di satu sisi, arsitek berkontribusi dalam pembangunan fisik yang berkelanjutan. Di sisi lain, gerakan daur ulang mengajak masyarakat untuk menjaga bumi dari kerusakan akibat limbah.
Dengan memahami makna dari kedua peringatan ini, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif, baik dalam mendukung pembangunan yang berkualitas maupun dalam menjaga kelestarian lingkungan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang