Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mengusir Nyamuk di Musim Hujan, Apa yang Benar-benar Efektif di Borneo?

Kompas.com, 3 Januari 2026, 20:00 WIB
Inten Esti Pratiwi

Penulis

KOMPAS.com - Musim hujan di Kalimantan, termasuk Kalimantan Timur, biasanya ditandai dengan curah hujan tinggi dan kelembapan udara yang meningkat, menciptakan kondisi ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak.

Genangan air di pekarangan, selokan, bak penampungan, hingga pot tanaman menjadi tempat berkembang biaknya larva nyamuk.

Kondisi ini membuat risiko penyakit yang ditularkan nyamuk, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), meningkat secara signifikan.

Warga yang tinggal dekat sungai, rawa, atau area perkebunan sawit pun lebih rentan karena habitat nyamuk alami mudah menjalar ke permukiman, seperti dilansir dari laman Indonesia.go.id.

Lantas, langkah apa yang bisa digunakan untuk mengusir dan mencegah gigitan nyamuk?

Baca juga: Cara Mengatasi Hama Ulat Grayak pada Tanaman Cabai, Bisa Pakai Bawang dan Sirsat

Cara mengusir nyamuk

Peningkatan populasi nyamuk di musim hujan menuntut langkah pencegahan yang lebih disiplin.

Pemerintah menganjurkan strategi 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang tempat penampungan air, serta tambahan tindakan seperti pemasangan kelambu dan penggunaan repelan.

Selain itu, pemanfaatan bahan alami lokal seperti serai wangi, daun pandan, atau daun salam Kalimantan dapat membantu mengusir nyamuk tanpa bahan kimia berbahaya.

Kombinasi langkah ini sangat penting untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk dan menjaga kesehatan keluarga di musim hujan yang panjang, seperti dicukil dari laman ayosehat.kemkes.go.id.

Berikut cara mengusir nyamuk yang efektif:

1. Hilangkan tempat nyamuk berkembang biak

Langkah paling penting adalah mengurangi habitat berkembang biaknya nyamuk.

Nyamuk Aedes memilih genangan air kecil, misalnya di ember, pot tanaman, kaleng bekas, bak mandi, selokan, dan penampungan air lain.

Jadi, lakukan ini:

  • Kosongkan, kuras, dan sikat wadah penampungan air minimal seminggu sekali.
  • Buang atau tutup rapat barang bekas yang bisa menampung air hujan seperti botol, ban, dan bak tua.
  • Perbaiki saluran air agar tidak terjadi genangan.

Ini adalah rekomendasi utama menurut World Health Organization (WHO) untuk menekan populasi nyamuk sejak awal siklus hidupnya. 

Baca juga: Pakar Serangga Ungkap Tanda-tanda Rayap di Dalam Rumah, Apa Saja?

2. Terapkan 3M Plus

3M Plus adalah strategi pencegahan yang dianjurkan Kementerian Kesehatan RI melalui kampanye pemberantasan sarang nyamuk (PSN):

Halaman:


Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau