Penulis
KOMPAS.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda membuka seleksi untuk mengisi kekosongan kepala sekolah di sejumlah jenjang pendidikan.
Total terdapat 28 posisi kepala sekolah yang dibutuhkan, terdiri dari 2 jenjang Taman Kanak-kanak (TK), 18 Sekolah Dasar (SD), dan 8 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Lantas, sejauh mana seleksi yang sudah dilakukan Disdikbud Samarinda?
Baca juga: Siapa Zainal Arifin Mochtar? Rekam Jejak Guru Besar UGM yang Ditantang Debat Natalius Pigai
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Samarinda, Taufiq Rachman, mengatakan pengisian kepala sekolah dilakukan melalui seleksi terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.
"Ini sebetulnya untuk mengisi kepsek yang kosong melalui seleksi sesuai Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025," jelasnya, dikutip dari Tribun Kaltim, Selasa (18/3/2026).
Seleksi ini terbuka bagi guru yang memenuhi syarat dan memiliki kompetensi untuk memimpin satuan pendidikan.
Baca juga: Resmi, PPPK Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap di Sumut Dapat THR Lebaran 2026
Saat ini, para pendaftar tengah menjalani tahapan seleksi administrasi.
"Alhamdulillah orang-orang yang sudah mendaftar sebagai bakal calon kepsek itu kita ajukan kepada tim untuk dilakukan seleksi administrasi," papar Taufiq.
Dalam prosesnya, Disdikbud juga memetakan minat serta domisili calon kepala sekolah agar penempatan sesuai dengan kebutuhan sekolah.
Dari hasil seleksi awal, tiga calon kepala sekolah dari jenjang SD dinyatakan tidak memenuhi syarat dan dieliminasi.
"Satu orang SKP-nya di bawah ekspektasi, dua orang ketidakhadirannya sudah di atas 10 hari kerja," tegasnya.
Proses seleksi dilakukan melalui sistem terintegrasi yang melibatkan sejumlah instansi, seperti Disdikbud, BKPSDM, Badan Kepegawaian Negara (BKN), hingga Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Taufiq menyebut, koordinasi lintas instansi diperlukan untuk memastikan validitas data dan kelayakan calon kepala sekolah.
"Setelah lebaran insyaallah sempat karena kami kan mengejar, kan sistem aplikasi melibatkan dua sistem," ujarnya.
Calon yang lolos seleksi nantinya akan mendapatkan pembekalan secara daring sebelum resmi menjabat sebagai kepala sekolah.
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Isi Kekosongan 28 Kepala Sekolah Tingkat TK, SD dan SMP di Samarinda, Disdikbud Buka Penjaringan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang