Penulis
KOMPAS.com - Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran 2026.
Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah penataan ulang layanan check-in atau rebalancing area check-in guna mengurai kepadatan di terminal.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan, pembagian area check-in dilakukan agar distribusi penumpang lebih merata.
"Pembagian ini kami lakukan agar tidak terjadi penumpukan di satu titik. Dengan pengaturan baru ini, alur penumpang menjadi lebih teratur," ujar Iwan, dikutip dari Antara Kamis (19/3/2026).
Baca juga: Catat Jadwalnya, Bandara Ngurah Rai Hentikan Penerbangan Saat Nyepi 19-20 Maret 2026
Dalam skema baru tersebut, layanan check-in dibagi menjadi empat zona berdasarkan maskapai.
Zona Delta diperuntukkan bagi Lion Air Group, sementara Zona Bravo melayani Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air.
Adapun Zona Alpha digunakan untuk penerbangan internasional, sedangkan Zona Charlie melayani maskapai lainnya.
Sebelumnya, proses check-in terpusat di area tertentu sehingga berpotensi menimbulkan antrean panjang.
Selain penataan area check-in, pengelola bandara juga mengoptimalkan area Upper Mezzanine yang berada di atas ruang check-in.
Area ini dilengkapi fasilitas seperti toilet dan musala, sehingga penumpang dapat menunggu keberangkatan tanpa memadati terminal utama.
Baca juga: Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Diprediksi Tembus 557.229 Saat Lebaran 2026
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Bandara Sepinggan menyiapkan 59 penerbangan tambahan (extra flight).
Hingga 18 Maret 2026, seluruh tiket penerbangan tambahan tersebut dilaporkan telah habis terjual.
Selama periode angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai 313.170 orang atau meningkat sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran, yakni 18 Maret 2026, dengan pergerakan penumpang mencapai sekitar 20.000 orang per hari.
Untuk mendukung operasional, posko terpadu juga dioperasikan selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Baca juga: Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Disambut Pendukung di Bandara Jelang Sidang Kasus “Jatah Preman”
Pihak bandara mengimbau penumpang datang lebih awal, sekitar dua hingga tiga jam sebelum keberangkatan, guna menghindari antrean.
Penumpang juga diminta memastikan tiket telah tersedia, membawa identitas diri, serta menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan.
"Kami dari Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SAMS Sepinggan siap memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh penumpang," kata Iwan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang