Penulis
KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan prakiraan cuaca Provinsi Lampung untuk hari, Rabu (25/3/2026).
Dilansir dari laman resmi BMKG, cuaca Provinsi Lampung pada hari ini didominasi hujan ringan dan berawan di beberapa kota dan kabupaten.
Berikut prakiraan cuaca Lampung pada hari Rabu, 25 Maret 2026:
Baca juga: Pakar Gizi Ingatkan Bahaya di Balik Opor dan Sambal Goreng Ati, Penderita Asam Urat Harus Waspada
Dilansir dari laman resminya, selama periode 19–22 Maret 2026, kondisi cuaca terik masih terpantau di sejumlah wilayah Indonesia.
Suhu maksimum tercatat di Banten dan Sumatera Utara masing-masing sebesar 35,7°C, Lampung, DK Jakarta, dan Kalimantan Barat sebesar 35,2°C, Papua Barat 34,9°C, serta Jawa Timur 34,6°C.
Kondisi udara yang terasa lebih panas ini umumnya dipengaruhi oleh berkurangnya tutupan awan, sehingga radiasi Matahari dapat mencapai permukaan secara lebih optimal.
Selain itu, kecepatan angin permukaan yang relatif lemah turut menyebabkan sirkulasi udara menjadi kurang efektif, sehingga suhu udara pada siang hari terasa lebih terik.
Di sisi lain, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga masih terjadi di sejumlah wilayah. Curah hujan tertinggi terpantau di Aceh sebesar 81,5 mm/hari, Sulawesi Tengah 56,5 mm/hari, Papua Tengah 50,2 mm/hari, Kalimantan Timur 48,8 mm/hari, Sulawesi Selatan 47,2 mm/hari, dan Sulawesi Tenggara 46,2 mm/hari.
Masih menurut BMKG, sepanjang 24–26 Maret 2026, cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang.
Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut: