KILAS

Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka Kota Makassar, Danny Pomanto Tekankan Kekompakan

Kompas.com, 15 September 2025, 14:32 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menekankan pentingnya kekompakan bagi para pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Menurutnya, Paskibraka adalah satu kesatuan yang utuh dan tidak berpusat pada satu kelompok mana pun.

Pernyataan tersebut disampaikan Danny Pomanto saat mengukuhkan 70 anggota pasukan Paskibraka Kota Makassar 2024 di Baruga Anging Mammiri, Rujab Wali Kota, Kamis (15/8/2024).

"Saya bilang tadi jangan berpikir pasukan delapan, pasukan 17, pasukan 45. Jadi, semua pasukan sama pentingnya," ungkap Danny Pomanto.

Baca juga: Pemprov Sulsel Berikan Tabungan Pendidikan untuk 2 Paskibraka Nasional hingga Lulus SMA

Pasukan Paskibraka yang telah dikukuhkan merupakan putra-putri terbaik Kota Makassar yang bertugas pada peringatan detik-detik proklamasi dan upacara penurunan bendera merah putih di Anjungan City of Makassar pada 17 Agustus 2024. 

Lebih lanjut, Danny Pomanto menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar siapa yang membawa bendera pusaka ataupun komandan upacara, mereka adalah harga diri Kota Makassar.

Terlebih, setiap momen Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Makassar selalu menjadi perhatian nasional. Bahkan, Danny Pomanto menilai, Paskibraka Kota Makassar bisa setara dengan Paskibraka tingkat nasional.

"Saya minta fokus dan konsentrasi, karena ini menjadi harga diri kita semua," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Makassar Andi Bukti Djufrie mengatakan, pasukan Paskibraka yang terpilih adalah putra-putri terbaik dari 800 orang pendaftar.

Baca juga: 2 Paskibraka HUT ke-80 RI Terima Beasiswa Rp100 Juta, Usai Bertugas di Istana

Pasukan Paskibraka diwajibkan mengikuti tahapan pendaftaran dan seleksi secara online. Kemudian, sebanyak 70 peserta dari berbagai SMA/SMK/MA se-derajat terpilih setelah mengikuti tes.

"Akhirnya terpilih 35 putra dan 35 putri yang keseluruhan berjumlah 70 peserta Paskibraka Kota Makassar," tutur Andi.

Seluruh peserta Paskibraka mengikuti latihan selama sebulan lebih mulai dari 1 Juli hingga 15 Agustus 2024. 

Pada 2024, Paskibraka Kota Makassar dibagi menjadi dua formasi. yakni Tim Cakra dan Tim Wangsa.

Pembawa baki di Tim Cakra adala Farah Fathirah dari MAN 3 Makassar, sementara Tim Wangsa adalah Syarifah Sabrina Nur Madinah dari SMA Negeri 8 Makassar.

Baca juga: Cerita Bianca, Siswi Asal Sulut Jadi Pembawa Baki di Upacara HUT ke-80 RI

Tim Wangsa bertugas pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi, sedangkan Tim Cakra bertugas pada Penurunan Bendera Pusaka.

Sebagai informasi, Kasubnit 2 Unit Tipidter Satreskrim Polrestabes Makassar, Ipda Rinal Krishna Triananda, akan bertindak sebagai Komandan Kompi Paskibraka pada upacara Hari Kemerdekaan ke-80 RI.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau