Penulis
KOMPAS.com - Dua anak yatim, Alim (10) dan adiknya Rama (8), menjadi korban penjambretan di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (17/3/2026).
Peristiwa terjadi saat kedua korban baru saja menerima uang santunan untuk kebutuhan Lebaran.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, menambahkan bahwa kasus ini tengah dalam penyelidikan.
“Laporannya di Polsek Bukitraya. Masih proses penyelidikan. Kami akan bekerja maksimal, semoga pelaku segera tertangkap,” jelas Anggi, dikutip dari Kompas.com, Rabu (18/3/2026).
Baca juga: Kronologi Emak-emak di Medan Tabrak Jambret Usai Gelangnya Dirampas
Peristiwa yang menimpa Alim dan Rama bermula saat keduanya memperoleh uang santunan masing-masing senilai Rp 1,5 juta.
Uang tersebut rencananya dipakai untuk membeli baju Lebaran dan membantu ibunya.
Ketika korban berjalan pulang dari Masjid Al Ikhlas, Jalan Unggas, Kecamatan Bukitraya menuju rumah yang jaraknya sekitar 500 meter, keduanya didatangi oleh pelaku.
“Pelaku sempat nanya kepada korban dari mana dapat amplopnya. Terus dijawab korban dapat dari masjid,” ujar Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi.
Baca juga: Aksi Kejar-kejaran Perempuan Lawan Jambret di Yogyakarta, Apa yang Perlu Diketahui?
Pelaku tidak langsung merampas uang korban, melainkan pergi terlebih dahulu sebelum kembali.
Saat kembali, pelaku langsung merebut uang yang dipegang Alim. Korban pun menangis saat mengetahui uangnya diambil paksa
“Tadi Alim menangis menceritakan kejadian itu,” kata Zulkardi.
"Dia sedih karena uangnya mau dibelikan baju Lebaran dan kasih ke ibunya. Ibu korban ini bekerja sebagai tukang masak di kantin," tambahnya.
Zulkardi mengaku bahwa ia sudah berkunjung ke rumah kedua korban dan membawa mereka untuk diberi bantuan.
Ia juga melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian supaya pelaku segera diringkus.
“Kita koordinasi dengan kepolisian bagaimana supaya pelaku cepat ditangkap,” ujarnya.
Baca juga: Akhir Drama Pengejaran di Jalanan Jogja, Mahasiswi Penabrak Jambret Dapat Penghargaan dari Polisi
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang