JAKARTA, KOMPAS.com – Nama penyanyi Denada tengah menjadi sorotan setelah seorang pria bernama Ressa menggugatnya di Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Ressa mengaku sebagai anak kandung Denada. Gugatan tersebut dilayangkan dengan tudingan penelantaran anak.
Meski demikian, Denada dikenal sebagai figur yang memiliki perjalanan panjang di industri musik Tanah Air, bahkan hingga dunia akting.
Baca juga: Tak Harapkan Materi dari Denada, Ressa: Enggak Minta Uang, Cuma Ketenangan Hati
Denada memiliki nama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan.
Ia merupakan anak dari penyanyi lawas Emilia Contessa dan ayah bernama Rio Tambunan.
Denada mengawali karier sebagai penyanyi rap pada 1994.
Baca juga: Respons Tante Denada Saat Disinggung soal Sosok Ayah Kandung Ressa
Pada era tersebut, Denada dikenal sebagai salah satu rapper perempuan yang diperhitungkan di Tanah Air melalui lagu berjudul "Kujelang Hari".
Tak hanya sebagai rapper, Denada juga mengawali karier sebagai penari tradisional, khususnya tari Jaipong dan tari Bali.
Ia merilis dua album bertajuk Kujelang Hari (1994) dan Ini Album Gue (1997).
Baca juga: Hanya Ingin Diakui Denada, Ressa Menangis: Kenapa Ressa yang Dibuang?
Denada sempat melanjutkan studinya ke Australia.
Setelah kembali ke Indonesia, ia justru beralih genre ke musik dangdut.
Langkah tersebut membuat Denada meraih kesuksesan melalui album Dangdut Gaul hingga One Stop Dangdut.
Baca juga: Tahu Denada Ibunya Sejak SMP, Ressa Tetap Panggil Mbak Saat Bertemu
Eksistensi Denada dalam bermusik terbilang konsisten.
Setelah menjajal dangdut, Denada kembali mengeksplorasi kemampuannya melalui genre pop R&B.
Ia merilis album Awal Baru (2000) hingga Call Me Dena (2010), sebelum akhirnya kembali ke jalur dangdut modern.