Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perjalanan Karier Denada, dari Rapper hingga Aktris

Kompas.com, 29 Januari 2026, 15:13 WIB
Revi C. Rantung,
Andi Muttya Keteng Pangerang

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Nama penyanyi Denada tengah menjadi sorotan setelah seorang pria bernama Ressa menggugatnya di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Ressa mengaku sebagai anak kandung Denada. Gugatan tersebut dilayangkan dengan tudingan penelantaran anak.

Meski demikian, Denada dikenal sebagai figur yang memiliki perjalanan panjang di industri musik Tanah Air, bahkan hingga dunia akting.

Baca juga: Tak Harapkan Materi dari Denada, Ressa: Enggak Minta Uang, Cuma Ketenangan Hati

• Awal karier sebagai rapper dan penari

Denada memiliki nama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan.

Ia merupakan anak dari penyanyi lawas Emilia Contessa dan ayah bernama Rio Tambunan.

Denada mengawali karier sebagai penyanyi rap pada 1994.

Baca juga: Respons Tante Denada Saat Disinggung soal Sosok Ayah Kandung Ressa

Pada era tersebut, Denada dikenal sebagai salah satu rapper perempuan yang diperhitungkan di Tanah Air melalui lagu berjudul "Kujelang Hari".

Tak hanya sebagai rapper, Denada juga mengawali karier sebagai penari tradisional, khususnya tari Jaipong dan tari Bali.

Ia merilis dua album bertajuk Kujelang Hari (1994) dan Ini Album Gue (1997).

Baca juga: Hanya Ingin Diakui Denada, Ressa Menangis: Kenapa Ressa yang Dibuang?

• Sempat beralih ke genre dangdut

Denada sempat melanjutkan studinya ke Australia.

Setelah kembali ke Indonesia, ia justru beralih genre ke musik dangdut.

Langkah tersebut membuat Denada meraih kesuksesan melalui album Dangdut Gaul hingga One Stop Dangdut.

Baca juga: Tahu Denada Ibunya Sejak SMP, Ressa Tetap Panggil Mbak Saat Bertemu

• Eksplorasi Denada

Eksistensi Denada dalam bermusik terbilang konsisten.

Setelah menjajal dangdut, Denada kembali mengeksplorasi kemampuannya melalui genre pop R&B.

Ia merilis album Awal Baru (2000) hingga Call Me Dena (2010), sebelum akhirnya kembali ke jalur dangdut modern.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau