JAKARTA, KOMPAS.com - Emiten kripto PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) telah remsi lepas dari papan pemantauan khusus full call auction (FCA) kemarin, Senin (4/8/2025).
Saham COIN pada awal pekan lalu langsung mencapai auto rejection atas (ARA) di level 1.000 per saham.
Kemarin, saham COIN naik 25 persen pada sesi pertama perdagangan bursa.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, hari ini pukul 12.00 WIB atau pada akhir sesi pertama perdagangan, saham COIN tercatat berada di level 1.230 per saham.
Saham COIN masih menguat 23 persen dibandingkan pembukaan atau setara 230 poin.
Baca juga: Ikuti Jejak CDIA dan COIN, BEI Sebut 5 Calon Emiten Masuk Antrean IPO
Sedikit catatan, saham COIN masuk ke papan pemantauan khusus FCA sejak 24 Juli 2025. Saham COIN masuk dalam katergori 10 yang berarti saham dikenakan penghentikan sementara perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.
Pada semester I-2025 ini, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) membukukan laba bersih sebesar Rp 25,6 miliar pada semester I-2025.
Adapun COIN mencatatkan pendapatan sebesar Rp 113,15 miliar pada periode yang sama.
EBITDA COIN tercatat senilai Rp 56,9 miliar pada paruh pertama 2025 ini.
Baca juga: CDIA Melejit 280 Persen Sejak IPO, COIN Naik 337 Persen
Sedangkan liabilitas COIN jangka pendek telah ditekan dari Rp 231,95 miliar pada akhir 2024 menjadi Rp 60,70 miliar per 30 Juni 2025.
Perusahaan juga mengantongi arus kas operasi positif sebesar Rp 71,17 miliar.
Sedikit catatan, COIN merupakan perusahaan induk yang membawahi dua entitas anak, yakni PT CFX sebagai bursa kripto dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) sebagai lembaga kustodian aset kripto.
Dua entitas anak ini telah berizin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca juga: Usai Melantai di Bursa Efek, saham CDIA, COIN, dan PSAT Kembali Cetak ARA
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang