JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H para pekerja biasanya akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).
Tak jarang masyarakat memiliki kebiasaan menjadikan THR sebagai uang kaget yang cepat habis untuk kebutuhan konsumtif sesaat.
Aplikasi investasi digital Bibit mengingatkan, sebagian dari THR bisa menjadi langkah awal menuju masa depan keuangan yang lebih tenang dan terencana.
Head of PR & Corporate Communication Bibit.id William, mengatakan bahwa momen menerima THR adalah waktu yang tepat untuk mulai berinvestasi.
Baca juga: Pencairan THR Pensiunan PNS 2026: Kapan Dibayarkan?
“THR itu rezeki tambahan yang datang setahun sekali. Kalau kita sisihkan sebagian untuk investasi, dampaknya bisa besar untuk jangka panjang,” ujar dia dalam keterangan resmi, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan, pilihan produk seperti reksa dana, saham, hingga obligasi negara Fixed Rate (FR) bisa membantu masyarakat berinvestasi sesuai profil risiko masing-masing.
Salah satu instrumen yang banyak diminati saat ini adalah obligasi FR.
Selain menawarkan imbal hasil yang kompetitif, instrumen ini 100 persen dijamin negara dan memiliki pajak yang lebih rendah dibandingkan deposito konvensional.
Artinya, investor bisa mendapatkan potensi hasil yang lebih optimal dengan tingkat keamanan yang tinggi.
“Kami ingin memastikan THR tidak hanya habis untuk belanja, tapi juga menjadi modal produktif. Dengan obligasi FR, uang bisa bekerja lebih keras untuk kita,” tambah William.
Bagi masyarakat yang ingin tetap berinvestasi sesuai prinsip syariah selama bulan Ramadhan, Bibit juga menyediakan beragam pilihan reksa dana syariah dengan nominal terjangkau mulai dari Rp 10.000.
"Dengan nominal kecil sekalipun, siapa pun bisa mulai membangun kebiasaan investasi secara konsisten," ujar William.
Untuk membantu investor tetap disiplin, Bibit terus mendorong penggunaan strategi Systematic Investment Plan (SIP) yang menggabungkan kekuatan compounding dan Dollar Cost Averaging (DCA).
Melalui fitur autodebit yang terintegrasi dengan RDN Wallet, GoPay, dan Bank Jago, pengguna dapat secara otomatis menyisihkan dana, termasuk dari THR, untuk tujuan jangka panjang seperti dana pendidikan anak, pernikahan, hingga pensiun.
Sebagai informasi, sepanjang 2025 Bibit mencatatkan telah menarik dua juta investor baru, atau naik 37 persen dibandingkan tahun sebelumnya.