JEMBER, KOMPAS.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diliburkan sementara selama masa cuti bersama Idul Fitri mengikuti kalender nasional.
Meski demikian, distribusi MBG kepada siswa tetap akan disiasati melalui sistem rapel sebelum masa libur berlangsung.
Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Jember, Suhaidi, mengatakan bahwa penghentian sementara layanan MBG dilakukan karena sekolah juga diliburkan selama periode Lebaran.
“Kalau cuti Lebaran kan memang libur, jadi MBG juga libur mengikuti kalender nasional,” kata Suahaidi, Selasa (10/3/2026).
Baca juga: Imbas Ada Belatung di Menu MBG, SPPG Tulusrejo 2 Malang Dihentikan Sementara
Suhaidi menjelaskan, sebelum libur panjang dimulai, penyaluran makanan akan dilakukan dengan cara dirapel kepada sekolah.
Menurut dia, paket makanan tersebut akan diberikan sekaligus untuk beberapa hari agar siswa tetap menerima manfaat program.
“Rapelannya nanti maksimal 3 hari,” ujar dia.
Baca juga: 1.022 Porsi MBG Ditolak Sekolah, SPPG di Pamekasan Minta Maaf dan Siap Ganti Total
Ia menyebutkan penyaluran rapel kemungkinan dilakukan pada 18 hingga 20 Maret, menyesuaikan jadwal kegiatan sekolah.
Namun, pada tanggal tersebut kemungkinan besar banyak sekolah yang telah memasuki jadwal libur.
“Jadi nanti pihak SPPG akan menawarkan mekanismenya ke pihak sekolah,” kata Suhaidi.
Baca juga: Viral Roti MBG Kedaluwarsa di Sleman, BGN DIY Ungkap Fakta Sebenarnya
Setelah distribusi rapel tersebut selesai, kegiatan MBG akan dihentikan sementara selama masa cuti Lebaran.
Suahaidi mengatakan masa libur mengikuti ketentuan yang tertuang dalam surat edaran nasional.
“Liburnya sekitar 1 minggu sesuai dengan surat edaran Nomor 3 tahun 2025,” katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang