Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terungkap, Identitas 10 Korban Meninggal Kebakaran Gedung Terra Drone, 1 Ibu Hamil

Kompas.com, 10 Desember 2025, 14:35 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya

Penulis

KOMPAS.com - Polisi telah mengungkap identitas sepuluh korban meninggal akibat kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kebakaran bermula dari baterai drone yang terbakar di lantai satu pada Selasa (9/12/2025) sekitar pukul 12.30 WIB.

Api cepat menyebar karena area tersebut digunakan sebagai ruang penyimpanan.

Hingga kini, polisi menemukan 22 jenazah yang terdiri dari 15 perempuan dan tujuh laki-laki.

Baca juga: Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta: Kronologi, Penyebab, dan Jumlah Korban

Identitas 10 Korban Meninggal Kebakaran Gedung Terra Drone

Dari sepuluh korban meninggal akibat kebakaran Gedung Terra Drone, tiga di antaranya telah teridentifikasi pada Selasa (9/12/2025).

Dua dari tiga jenazah sudah diserahterimakan, sementara satu jenazah masih menunggu kedatangan pihak keluarga di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dilansir dari Antara, Rabu (10/12/2025), berikut nama-nama korban yang telah teridentifikasi pada Selasa (9/12/2025):

  • Rufaidha Lathiifunnisa (22), dikenali dari sidik jari, catatan medis, dan properti pribadi
  • Novia Nurwana (28), teridentifikasi melalui sidik jari, pemeriksaan gigi, data medis, dan properti.
  • Yoga Valdier Yaseer (28), dipastikan identitasnya berdasarkan sidik jari, pemeriksaan gigi, data medis, dan properti.

Baca juga: Media Asing Soroti Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta, Ini Fakta yang Dibahas

Sementara itu, tujuh jenazah yang telah teridentifikasi setelah tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri melakukan sidang rekonsiliasi pada Rabu (10/12/2025) adalah:

  • Pariyem (31), perempuan, dikenali dari sidik jari, dan catatan medis
  • Ninda Tan (32), perempuan, teridentifikasi melalui sidik jari, catatan medis, dan properti
  • Muhammad Ariel Budiman (24), laki-laki, dipastikan identitasnya berdasarkan sidik jari, pemeriksaan gigi, data medis, dan properti
  • Mochamad Apriyana (40), laki-laki, dipastikan identitasnya berdasarkan sidik jari, data medis, dan properti
  • Della Yohana Simanjuntak (22), perempuan, dipastikan identitasnya berdasarkan sidik jari, pemeriksaan gigi, data medis, dan properti
  • Nazaellya Tsabita Nurazisha (27), perempuan, dipastikan identitasnya berdasarkan sidik jari, pemeriksaan gigi, data medis, dan properti.
  • Athiniyah Isnaini Rasyidah (18), perempuan, dipastikan identitasnya berdasarkan sidik jari, data medis, dan properti.

Baca juga: Kebakaran Terra Drone, Karyawan Kirim Video dan Voice Note sebelum Meninggal, 3 Jenazah Teridentifikasi

Salah Satu Korban Hendak Melahirkan

Dari sepuluh jenazah yang sudah teridentifikasi, salah satu korban sedang mengandung anak pertama dan menjelang hari perkiraan lahir (HPL), yaitu Novia Nurwana.

Hal tersebut diungkapkan oleh sepupu suami Novia, Prasetyo (33), di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Ia mengatakan, korban tetap bekerja meski hamil tua dan belum mengambil cuti sehingga masih beraktivitas secara normal di kantor.

“Sudah tua usia kandungannya. Kemungkinan Januari itu sudah HPL-nya. Ini anak pertama,” ujar Prasetyo dikutip dari Antara, Selasa (9/12/2025).

Ia menambahkan, pihak keluarga menerima informasi bahwa Novia menjadi korban kebakaran Gedung Terra Drone sekitar pukul 15.30 WIB.

Informasi tersebut pertama kali diterima oleh mertua Novia ketika sedang berada di jalan.

Saat api masih membara, Novia berada di lantai lima. Korban hendak turun ke lantai satu, namun tidak bisa karena api sudah menyebar.

Halaman:


Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau