Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aksi Penyapu Koin di Pantura Indramayu Tetap Berlanjut, Kompensasi Dedi Mulyadi Tak Efektif

Kompas.com, 25 Maret 2026, 13:20 WIB
Wahyu Wachid Anshory

Editor

KOMPAS.com - Petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan instansi terkait melakukan penertiban terhadap aktivitas penyapu koin di Jembatan Sewo, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Penertiban dilakukan secara humanis guna menjaga keselamatan masyarakat dan kelancaran arus balik Lebaran 2026.

Di lokasi, petugas tampak membubarkan para penyapu koin yang berjejer di sepanjang jembatan yang menjadi perbatasan Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang.

Sejumlah warga yang membawa sapu lidi hingga ranting pohon terlihat berlarian saat petugas datang.

Baca juga: Abaikan Imbauan Dedi Mulyadi, Penyapu Koin Jembatan Sewo Tertabrak Kendaraan yang Alami Kecelakaan

Penyapu koin merupakan sebutan bagi warga yang mengumpulkan uang koin yang dilempar pengendara saat melintas di jalur tertentu, khususnya di kawasan Jembatan Sewo. Aktivitas ini sudah lama terjadi dan kerap meningkat saat arus mudik dan balik Lebaran.

Namun, aktivitas tersebut dinilai berisiko tinggi karena dilakukan di tengah lalu lintas padat kendaraan.

Mengapa Dilakukan Penertiban?

Kapolsek Sukra Iptu Andi Supriyatna menjelaskan bahwa penertiban dilakukan secara rutin, terutama pada pagi hari ketika para penyapu koin mulai berdatangan.

"Kami mengedukasi mereka mengenai betapa bahayanya aktivitas penyapu koin di jembatan Sewo, terutama saat volume kendaraan pemudik sedang tinggi," ujar Andi Supriyatna.

Baca juga: Penghasilan Tembus Rp 500.000 Sehari, Alasan Warto Tetap Menyapu Koin meski Ada Bantuan dari KDM

Menurutnya, aktivitas tersebut memiliki potensi besar menyebabkan kecelakaan lalu lintas, baik bagi penyapu koin maupun pengendara.

Petugas juga menghampiri warga yang berada di sisi jalan dan meminta mereka untuk tidak beraktivitas karena dapat mengganggu kelancaran arus kendaraan.

Bagaimana Risiko yang Dihadapi?

Aktivitas penyapu koin dinilai sangat berbahaya, terutama pada masa arus balik Lebaran ketika volume kendaraan meningkat signifikan.

Beberapa risiko yang dihadapi antara lain:

  • Tertabrak kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi
  • Mengganggu konsentrasi pengemudi
  • Menimbulkan kemacetan di jalur utama Pantura

Karena itu, langkah penertiban dilakukan sebagai upaya preventif untuk menghindari potensi kecelakaan.

Baca juga: Minta Penyapu Koin Jembatan Sewo Setop Beraksi, Dedi Mulyadi Janji Beri Rp 50.000 per Hari

Apa Upaya Pemerintah dalam Menangani Fenomena Ini?

Selain penertiban, pemerintah juga mengambil langkah persuasif dengan memberikan kompensasi kepada para penyapu koin.

Sebanyak 105 penyapu koin di Jembatan Sewo menerima bantuan sebesar Rp 600.000 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Halaman:


Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau