Penulis
KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, akan memberlakukan penggunaan sepeda bagi para aparatur sipil negara (ASN) saat bekerja ke kantor.
Bahkan pada hari pertama masuk kerja, Rabu (25/3/2026), beberapa ASN Pemkab Bangkalan sudah terlihat menggunakan sepeda saat menuju kompleks perkantoran Pemkab Bangkalan.
Sejumlah area parkir untuk mobil dinas pejabat pun tampak lengang dan tidak penuh seperti biasanya.
Salah satu ASN yang menaiki sepeda dan tidak menggunakan mobil dinas ke kantor ialah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangkalan, Bambang Setiawan.
Baca juga: Mengapa Khofifah Terapkan WFH ASN Pemprov Jatim Setiap Rabu? Ini Alasannya
Pria yang bertempat tinggal di Perum IMC, Jalan Halim Perdana Kusuma, itu merasa kebijakan penggunaan sepeda ke kantor positif. Lagipula jarak dari rumahnya ke kantor cukup dekat.
"Beliau (Bupati Bangkalan) mengharapkan kita harus membantu pemerintah dalam upaya mengimplementasikan efisiensi, termasuk penghematan BBM. Kalau pakai sepeda pancal, berkurang penggunaan BBM kendaraan dinas yang jumlahnya besar," ujar Bambang kepada Tribun Madura, Rabu (25/3/2026), dilansir dari TribunJatim.
Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan, Moh Fauzan Ja'far mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta seluruh ASN menggunakan sepeda pada hari pertama masuk kerja.
"Selanjutnya, kita akan susun surat edaran (SE) dan akan diterapkan untuk ke depannya," katanya, Rabu (25/3/2026), dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Sejumlah ASN Asahan Telat Apel Perdana Usai Libur Lebaran, 98 Persen Hadir
Rencananya, penggunaan sepeda itu akan diterapkan Pemkab Bangkalan dalam hari-hari tertentu. Sehingga, ASN bisa lebih hemat BBM untuk keperluan berangkat maupun pulang bekerja.
"Ini dalam rangka merealisasikan rencana pemerintah untuk hemat energi dan menerapkan WFH," tukas Fauzan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangkalan, Ismet Efendi menambahkan, pihaknya saat ini sedang menyiapkan SE terkait penggunaan sepeda bagi para ASN. Termasuk waktu pemberlakuannya.
"SE masih dibuat. Kami sekarang juga masih melakukan kajian apakah pemakaian sepeda pancal berlaku satu hari dalam seminggu atau dua minggu sekali," imbuhnya, dilansir dari TribunJatim.
Baca juga: WFH ASN Pemprov Jatim Mulai 1 April: Berlaku Setiap Rabu, Guru-Nakes Masuk, Hemat BBM 108.000 Liter
ASN di Pemkab Bangkalan menggunakan sepeda pancal saat bekerjaIsmet melanjutkan, kebijakan ini merupakan langkah awal bahwa Pemkab Bangkalan mendukung upaya pemerintah untuk penghematan BBM.
Apalagi, konsumsi BBM setiap mobil dinas dalam situasi normal sebanyak 6 liter hingga 8 liter per harinya.
"Sekarang ini bahkan ada mobil dinas yang tidak menganggarkan atau per tiga bulan atau per empat bulan untuk BBM karena kemampuan dana tidak ada. Perjalanan dinas juga tidak ada, ATK saja banyak yang nol anggaran," jelas Ismet.
Ismet menambahkan, saat ini pihaknya juga tengah mengkaji dan menunggu arahan Pemerintah Pusat untuk memberlakukan work from home (WFH) atau work from anywhere (WFA).
Baca juga: Sekda Jabar Tegaskan WFH dan WFA Bukan Libur, ASN Tetap Kerja
Apabila sehari diterapkan WFA ataupun WFH, lanjutnya, bisa menghemat bea pemakaian listrik di seluruh kantor. Seperti kebutuhan listrik, AC, hingga peralatan kantor lainnya yang menggunakan pasokan listrik.
"Kami sekarang juga sedang was-was menunggu akan terjadi pemotongan anggaran lagi setelah Rp 200 miliar telah dipotong tahun ini. Ini situasinya mirip dengan wabah Covid-19, siap menarik ikat pinggang. Namun terpenting, layanan dasar masyarakat tetap berjalan, termasuk perbaikan infrastruktur jalan," pungkas Ismet.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Cara ASN Bangkalan Berhemat BBM di Tengah Kondisi Perang, Pakai Sepeda untuk Berangkat Kerja" dan Kompas.com dengan judul "ASN di Bangkalan Bakal Pakai Sepeda, Hemat Energi Imbas Konflik Timur Tengah"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang