Penulis
KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan kekecewaannya terhadap sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Sosial yang memiliki etos kerja rendah.
Ia lantas menyoroti fenomena ASN "804" di Kemensos, yakni pegawai yang hanya hadir untuk absen tanpa memberikan kontribusi kerja yang nyata.
"Ada istilah '804'. Datang jam 8 pagi untuk absen, setelah itu kosong tanpa kontribusi, hanya haha-hihi, lalu jam 4 sore absen pulang. Ingat, tugas kita bukan itu!" tegas Gus Ipul saat Apel Pembinaan Pegawai di Jakarta, Kamis (26/3/2026), dikutip dari Tribunnews.
Baca juga: 2.780 Pegawai Kemensos Absen Tanpa Keterangan, Tukin Dipotong 3 Persen Per Hari
Menurut Gus Ipul, tuntutan disiplin bagi pegawai di Kemensos seharusnya lebih tinggi dibandingkan instansi lain.
Hal ini karena Kemensos memiliki tanggung jawab langsung terhadap pelayanan kelompok rentan, seperti masyarakat miskin dan korban bencana.
"Hari ini saya berdiri bukan untuk basa-basi. Disiplin adalah harga mati. Tugas kita bukan sekadar administratif atau formalitas hadir lalu pulang," ujarnya dengan nada tegas.
Baca juga: Sering Titip Absen, ASN di Kemensos Dipecat
Kekecewaan Gus Ipul itu muncul setelah data kehadiran pegawai Kemensos setelah libur Lebaran 2026 cukup rendah.
Sebab, sebanyak 2.708 Pegawai tercatat absen tanpa keterangan pada hari pertama kerja.
Dari jumlah tersebut, sekitar 2.500 orang berasal dari skema Flexible Working Arrangement (FWA), termasuk pendamping sosial yang berstatus sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Pada apel pembinaan yang diikuti sekitar 150 pegawai, tingkat kehadiran bahkan tidak mencapai 30 persen. Kondisi ini semakin memperkuat kekhawatiran terkait kedisiplinan aparatur.
Baca juga: Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Tidak Terdampak Efisiensi Anggaran
Selain persoalan absensi pasca libur Lebaran, Kemensos juga menemukan adanya indikasi pegawai yang sulit dihubungi dan diduga telah meninggalkan tugasnya dalam waktu yang cukup lama, bahkan hingga dua tahun.
Temuan tersebut menjadi perhatian serius bagi pimpinan kementerian karena berpotensi mengganggu kinerja organisasi serta pelayanan kepada masyarakat.
Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, Gus Ipul memerintahkan Sekretaris Jenderal Kemensos melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan kedisiplinan pegawai.
Langkah ini diambil untuk memastikan institusi terbebas dari praktik kerja yang dinilai menghambat pelayanan publik.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Sindir Fenomena ASN '804', Mensos Gus Ipul: Datang Jam 8, Haha-Hihi, Jam 4 Pulang!"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang