Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dalam Sepekan, 3 Turis Asing Jadi Korban Kekerasan Seksual di Bali

Kompas.com, 28 Maret 2026, 09:47 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KOMPAS.com – Tiga turis asing atau warga negara asing (WNA) menjadi korban kekerasan seksual di Bali dalam kurun waktu sepekan pada Maret 2026.

Seluruh peristiwa terjadi di wilayah Kabupaten Badung, yang dikenal sebagai salah satu pusat pariwisata di Pulau Dewata.

Korban berasal dari China dan Australia, dengan lokasi kejadian tersebar di Pecatu, Seminyak, dan Canggu. Polisi telah menangkap seluruh pelaku dalam tiga kasus tersebut.

Baca juga: Lagi, Turis Asing Asal China Jadi Korban Kekerasan Seksual di Bali

1. WNA China Diperkosa Oknum Ojek Pangkalan di Pecatu

Peristiwa pertama terjadi pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 01.00 WITA di kawasan Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Korban berinisial RF (22), warga negara China, menjadi korban pemerkosaan oleh pria berinisial SAM (24) yang merupakan ojek pangkalan dan mengaku sebagai pengemudi ojek online.

Pelaku membawa korban ke jalan sepi, mengancam, lalu memaksa korban melayani nafsu seksualnya. Setelah kejadian, pelaku juga merampas ponsel iPhone 14 milik korban serta meminta uang Rp 150.000 dengan alasan untuk mengantar korban kembali ke penginapan.

Baca juga: Pengemudi Ojol di Bali Perkosa Turis China, Ditangkap saat Kembalikan Ponsel Korban

2. WNA Australia Diperkosa Petugas Keamanan di Seminyak

Sehari berselang, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 04.00 WITA, kasus kekerasan seksual kembali terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Seminyak, Kecamatan Kuta, Badung.

Korban berinisial KN (21), warga negara Australia, dilecehkan hingga dipaksa berhubungan badan oleh petugas keamanan (security) berinisial ABM (29).

Pelaku memanfaatkan kondisi sepi saat korban hendak mengambil barang di kamar mandi perempuan.

Setelah menerima laporan korban dan mengumpulkan alat bukti, polisi menangkap pelaku di kediamannya di wilayah Denpasar Barat pada Kamis (26/3/2026).

Baca juga: Sekuriti di Bali Perkosa WN Australia di Kamar Mandi Tempat Hiburan

3. WNA China Dilecehkan Petugas Security Hotel di Canggu

Kasus ketiga terjadi pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 04.00 WITA di sebuah hotel di Jalan Pantai Batu Bolong, Canggu, Kabupaten Badung.

Korban berinisial QY alias LZ (33), warga negara China, awalnya meminta bantuan petugas keamanan hotel berinisial KYP (24) untuk membuka pintu kamar yang terkunci dan tidak bisa dibuka.

Namun, pelaku justru membekap korban dari belakang hingga terjatuh dan melakukan pelecehan seksual. Korban berhasil melarikan diri setelah melawan dan masuk ke kamar temannya.

Aksi Terjadi Karena Ada Kesempatan

Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengungkapkan keprihatinan atas rentetan kasus kekerasan seksual yang menimpa tiga WNA dalam waktu sepekan di sejumlah lokasi wisata di Pulau Dewata.

Baca juga: Bareskrim Buru Pengendali Ekstasi di Diskotek Bali yang Masuk DPO

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman, menyatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi karena adanya pertemuan antara niat jahat pelaku dan kesempatan yang terbuka.

Halaman:


Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau