Penulis
KOMPAS.com - Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang pendidikan SD dan SMP atau sederajat rencananya akan dilaksanakan pada April 2026.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengonfirmasi bahwa hampir 98 persen murid jenjang SD dan SMP siap mengikuti TKA 2026.
Pelaksanaan TKA jenjang SMP berlangsung pada tanggal 6-16 April 2026, sedangkan TKA untuk siswa SD berlangsung pada tanggal 20-30 April 2026.
Baca juga: Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Cara Daftar dan Jadwal Lengkapnya
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Toni Toharudin merinci jumlah peserta TKA jenjang SD/MI/sederajat sebanyak 4.452.983 murid dan pada jenjang SMP/MTs sebanyak 4.207.516.
“Persentase keikutsertaan TKA pada jenjang SD sebanyak 98,96 persen, jenjang MI sebanyak 97,90 persen, jenjang SMP sebanyak 98,04 persen, dan jenjang MTs sebanyak 97,54 persen,” kata Toni, dikutip dari Antara, Selasa (31/3/2026).
Menurut dia, tingginya persentase keikutsertaan murid SD-SMP pada TKA menunjukkan adanya kesadaran pihak sekolah maupun orang tua terkait pentingnya asesmen tersebut untuk mengukur sekaligus memperbaiki layanan pendidikan secara nasional.
Baca juga: Siswa Tanpa Nilai TKA Lengkap Dipastikan Gagal Ikut SNBP 2026
Toni juga menjelaskan, penyelenggaraan TKA pada jenjang pendidikan SD-SMP nantinya digabung dengan Asesmen Nasional (AN).
Artinya, tes tersebut tidak hanya untuk mengukur capaian akademik murid, tetapi juga bertujuan mengukur mutu pendidikan di semua satuan pendidikan dan daerah.
Ujian TKA akan dilaksanakan dalam dua hari, di mana hari pertama akan ada ujian matematika dan numerasi serta survei karakter.
Kemudian pada hari kedua ada ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia literasi dan survei lingkungan belajar.
Baca juga: TKA Resmi Jadi Syarat Wajib Siswa Eligible SNBP 2026, Nilai Siswa Harus Lengkap
Namun, tidak semua sekolah mampu menyediakan sarana untuk pelaksanaan TKA sehingga perlu mengikuti ujian di sekolah lain.
Kemendikdasmen mencatat sebanyak 9.637 satuan pendidikan jenjang SD akan menumpangkan murid mereka untuk mengikuti TKA di sekolah lain akibat keterbatasan sarana prasarana.
Sementara pada jenjang SMP, pihaknya mencatat sebanyak 1.546 satuan pendidikan akan menumpangkan murid untuk mengikuti TKA di sekolah lain.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang