Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Hybrid Working dan Dampaknya Terhadap Perkantoran

Kompas.com, Diperbarui 14/01/2023, 17:45 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 telah memberikan banyak perubahan dan inovasi baru bagi kehidupan, salah satunya adalah solusi bekerja menggunakan sistem hybrid working.

Hybrid working adalah kombinasi bekerja di kantor (WFO) dan bekerja dimana saja, termasuk dari rumah (WFH).

Artinya, perusahaan telah memberikan pilihan kepada karyawan untuk menerapkan sistem kerja yang mereka nilai paling efektif.

Head of Facilities Management Colliers Indonesia Christina Ng menyebutkan bahwa terdapat sejumlah manfaat yang bisa didapat dari penerapan hybrid working, dilansir dari media release Colliers Indonesia, Rabu (9/2/2022).

Baca juga: Sistem Kerja Hybrid, Bikin Perusahaan Lebih Hemat Energi

Misalnya adalah keseimbangan kehidupan dan kerja, engagement karyawan serta menimbulkan kenyamanan bagi karyawan yang ingin fokus menyelesaikan tugas atau menjaga kesehatan mental dengan keluar dari zona nyaman dan kembali berinteraksi dengan orang lain.

Adapun manfaat dari hybrid working ini tidak hanya dirasakan pada pengelolaan perusahaan saja, melainkan juga pada gedung atau perkantoran.

Dampaknya adalah kebutuhan akan ruang kantor menjadi berkurang. Selain itu, kebutuhan dan penggunaan utilitas bangunan mengalami peningkatan atau penurunan beban hunian.

Pengurangan kebutuhan ruang berpengaruh pada konsumsi energi pada gedung dan beberapa kendala kemungkinan yang kerap dialami, seperti penggunaan Heating Ventilation and Air Conditioner (HVAC) System.

Oleh karena itu, efisiensi dari hal tersebut bisa dialokasikan untuk hal lain yang lebih berkualitas guna meningkatkan kinerja para karyawan.

Baca juga: Ada Omicron, Ruang Kosong Perkantoran Jakarta Diprediksi Terus Bertambah

Melihat fenomena tersebut, pihak facilities management perusahaan harus mengambil langkah tepat atau bahkan solusi terhadap masalah yang timbul karena hybrid working.

Ini bisa dilakukan dengan sikap yang adaptif dalam merespon dinamika yang ada dan memastikan bahwa setiap protokol tetap berjalan dengan benar.

Tidak hanya itu, facilities management perusahaan juga perlu untuk menerapkan teknologi bekerja yang dapat mendukung terciptanya standar ruang kerja layak, baik bagi karyawan WFO atau WFH.

Sehingga langkah ini bisa menawarkan solusi yang lebih baik dam mampu memberikan lebih banyak peluang dan keunggulan kompetitif di pasar properti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau