Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Transformasi Identitas, Paramount Land Resmikan Logo Baru

Kompas.com, 11 Desember 2025, 07:30 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Bertepatan dengan hari jadi Paramount Enterprise yang ke-19 pada 18 Desember 2025, Paramount Land, secara resmi meluncurkan identitas, logo, dan tagline baru: Paramount Gading Serpong.

Langkah strategis ini merupakan penegasan komitmen mendalam terhadap pembangunan kota mandiri terintegrasi, berwawasan lingkungan, berteknologi maju, dan berfokus pada kualitas hidup terbaik bagi masyarakat.

Baca juga: Mal Bergaya New York Ramaikan Gading Serpong, Investasi Rp 350 Miliar

Peluncuran identitas merek baru ini menandai fase kemandirian Gading Serpong, sebuah kawasan yang telah tumbuh menjadi rumah bagi hampir 120.000 penduduk di luar komuter dan mencatatkan pertumbuhan ekonomi tinggi.

Pengembang Lahan Jadi Penatalayan Kota

Presiden Direktur Paramount Land, M. Nawawi, menjelaskan bahwa keputusan memperkenalkan identitas baru ini lahir dari refleksi perjalanan panjang kawasan yang telah berkembang jauh melampaui titik awalnya.

"Gading Serpong membutuhkan payung identitas yang baru. Identitas Paramount Gading Serpong berfungsi sebagai simbol skala kota yang sudah terbentuk, mencerminkan kepercayaan diri perusahaan pada masa depan, serta menjamin konsistensi kualitas, integrasi hunian, komersial, dan gaya hidup," tutur Nawawi, Rabu (10/12/2025).

Baca juga: Diserbu Investor, Ruko di Gading Serpong Ludes Senilai Rp 300 Miliar

Di sisi lain, Paramount Land juga menunjukkan visi jangka panjang dengan suksesnya pengembangan Paramount Petals, kota mandiri seluas 400 hektar di koridor barat Jakarta.

Nawawi menyoroti pencapaian signifikan di Paramount Petals, yaitu pembangunan modifikasi masterplan exit tol Bitung Jakarta-Tangerang KM 25, yang dijadwalkan selesai tahun depan sebagai infrastruktur kunci konektivitas.

The Paramount Tree

Identitas baru Paramount Gading Serpong mengusung filosofi utama ‘City within Reach’. Filosofi ini menggambarkan pengembangan sebuah kota di mana masyarakat dapat memenuhi seluruh kebutuhan harian, mulai dari bekerja, tinggal, belajar, bersantap, hingga berbelanja, dalam satu kawasan terpadu yang dapat dijangkau dengan cepat dan mudah.

Tujuannya adalah memastikan tempat tinggal benar-benar terasa sebagai home dan bukan sekadar bangunan.

Baca juga: Akses Tol Paramount Petals-Bitung Diprediksi Kurangi Macet 15 Persen

Secara visual, logo baru ini menampilkan ‘The Paramount Tree’ atau ‘Pohon Paramount’.

Chrissandy Dave, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, menjelaskan filosofi di balik visualisasi ini mencerminkan reputasi, integritas, dan fondasi kokoh Paramount Land sebagai pengembang terpercaya dan penatalayanan (stewardship).

Ranting dan daun yang tumbuh melambangkan inovasi, peningkatan kualitas produk, layanan purna jual berkesinambungan, dan potensi investasi yang terus berkembang lintas generasi.

Perpaduan warna biru tua melambangkan keteguhan dan kepedulian, sementara emas menghadirkan kehangatan dan nilai tambah pertumbuhan.

Baca juga: Tahun 2026, Paramount Petals Bakal Punya Akses Tol

Direktur Paramount Land, Norman Daulay, menyatakan bahwa identitas baru ini bukan hanya penyegaran visual, tetapi simbol komitmen dalam membangun Kota Gading Serpong yang berkelanjutan dan responsif terhadap gaya hidup modern.

"Komitmen ini mencakup pembangunan infrastruktur, penyediaan fasilitas kota, hingga peluncuran produk properti yang terus memperkuat nilai investasi kawasan," cetusnya.

Melalui visi jangka panjangnya, Paramount Land bertujuan mengembangkan Kota Gading Serpong menjadi kota yang semakin cerdas, hijau, dan terhubung bagi generasi masa depan, menjamin kualitas hidup dan kedekatan komunitas melalui ruang publik dan peluang kolaborasi yang terencana.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau