Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ditemukan 13 Hari Setelah Dibunuh, Ini Kronologi Kematian Dokter di Gayo Lues yang Dihabisi Tetangganya

Kompas.com, 26 Maret 2026, 18:45 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com – Misteri kematian seorang dokter senior di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, akhirnya terungkap. Korban bernama dr. SH (47) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di lantai dua rumahnya, Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren.

Hasil penyelidikan kepolisian mengungkap bahwa korban tewas dibunuh oleh tetangganya sendiri, pria berinisial FD alias D (30). Ironisnya, jasad korban baru ditemukan 13 hari setelah peristiwa pembunuhan terjadi.

Jasad dr. SH pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, Norman, pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Norman datang berkunjung untuk bersilaturahmi dalam rangka momen Hari Raya Idul Fitri.

Namun, keceriaan Lebaran berubah menjadi duka saat ia menemukan kakaknya sudah tidak bernyawa dengan kondisi jasad yang mulai mengalami dekomposisi. Berdasarkan hasil interogasi, tersangka FD ternyata telah menghabisi nyawa korban sejak Senin (9/3/2026) dini hari atau 13 hari sebelum ditemukan.

Baca juga: Kronologi Penemuan Jenazah Dokter di Gayo Lues Saat Lebaran, Tangan Terikat Kabel dan Mulut Disumpal

Motif Awal: Pencurian Berujung Kekerasan

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo menjelaskan bahwa motif utama tersangka adalah ingin menguasai harta benda korban. Aksi nekat ini dilakukan tersangka pada pukul 04.00 WIB.

"Motif awal tersangka adalah pencurian. Namun saat beraksi, tersangka tertangkap tangan oleh korban. Keduanya sempat saling bertatapan," ujar AKBP Hyrowo dalam konferensi pers di Mapolres Gayo Lues, Kamis (26/3/2026).

Karena panik korban berteriak minta tolong, tersangka langsung mencekik leher korban. Meski diancam akan dibunuh, korban tetap berteriak hingga tersangka memasukkan dua jari ke mulut korban dan menindihnya.

"Korban sempat melakukan perlawanan dengan menggigit jari tersangka, namun pelaku terus melanjutkan aksinya hingga korban tidak berdaya," lanjut Hyrowo.

Baca juga: Cerita Lebaran Penyintas Banjir di Gayo Lues, Doa dan Isak Tangis Warnai Suasana Makam Tanpa Pusara

Tindakan Keji dan Pelecehan

Tak berhenti di situ, tersangka kemudian mengambil kabel colokan listrik dari ruang rias untuk mengikat kedua tangan korban ke belakang. Mulut korban juga disumpal menggunakan jilbab yang diambil dari lemari.

Dalam kondisi korban yang tak berdaya, tersangka melakukan aksi pelecehan seksual dengan membuka pakaian dalam korban. Sebelum meninggalkan lokasi, tersangka menutupi wajah korban menggunakan selimut bermotif Hello Kitty warna merah muda.

Tersangka kemudian menggasak harta benda milik dr. SH, antara lain:

  • Uang tunai Rp 100.000.
  • Sepasang anting emas putih (dijual Rp 1.950.000).
  • Sepeda motor korban (dijual di Kutacane seharga Rp 2.000.000).
  • Laptop (dijual seharga Rp 100.000 dengan alasan rusak).

Baca juga: Warga Pining Gayo Lues Terisolasi, Ramadan Tahun Ini Terasa Paling Sedih

Setelah melakukan pengejaran intensif bersama Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh, polisi berhasil menangkap FD pada Senin (23/3/2026) sore di Tugu Kota Blangkejeren saat mencoba melarikan diri ke luar daerah.

Kasat Reskrim Polres Gayo Lues, Iptu M Abidinsyah, menegaskan bahwa tersangka kini terancam hukuman berat.

"Tersangka dibidik dengan Pasal 479 ayat 3 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun penjara," tegas Abidinsyah.

Duka Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Kematian dr. SH meninggalkan duka mendalam bagi dunia kesehatan di Gayo Lues. Korban dikenal sebagai dokter umum senior yang berdedikasi tinggi di Puskesmas Pintu Rime.

Ketua IDI Cabang Gayo Lues, dr. Junaidi, mengapresiasi gerak cepat kepolisian namun meminta hukuman maksimal bagi pelaku.

"Semoga pelaku diberi hukuman yang seberat-beratnya, agar ke depan tidak ada lagi kasus serupa apalagi terhadap tenaga kesehatan," pungkas dr. Junaidi.

Artikel ini telah tayang di Tribungayo.com dengan judul Dokter di Gayo Lues Dibunuh 13 Hari Sebelum Ditemukan, Tersangka Sempat Lakukan Pelecehan

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau