Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Strategi Menabung ala Gen Z yang Bisa Dicoba

Kompas.com, 8 September 2025, 21:49 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

KOMPAS.com - Berbicara soal menabung, generasi Z ternyata punya banyak jurus yang layak ditiru. Gen Z atau mereka yang lahir antara 1997 hingga 2012, kerap digambarkan sebagai generasi yang tumbuh di tengah biaya hidup tinggi, beban pinjaman pendidikan, dan ketidakpastian ekonomi.

Namun, kondisi itu justru membuat mereka lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan.

Gen Z semakin terampil menabung, apalagi mengingat lingkungan yang mereka hadapi. Mereka telah mengalami pandemi, inflasi, hingga isu pinjaman mahasiswa dan biaya perumahan, sehingga wajar jika lebih waspada dalam urusan uang,” ujar perencana keuangan Fidato Wealth, Brennan Thiergartner dikutip dari Yahoo Finance.

Baca juga: Ternyata Ini 6 Penyebab Gen Z dan Milenial Sulit Menabung Menurut Pakar

Kehidupan mereka yang lekat dengan teknologi, aplikasi finansial, hingga konten keuangan di media sosial juga membentuk pola pikir baru soal uang.

Gen Z terbiasa bersikap transparan, termasuk soal gaji dan tabungan, sesuatu yang dulu dianggap tabu oleh generasi sebelumnya.

Menariknya, strategi menabung ala Gen Z tidak hanya berlaku untuk anak muda. Siapa pun bisa mempraktikkannya untuk mencapai stabilitas finansial di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Berikut enam strategi hemat ala Gen Z yang bisa dicobaL

1. Envelope Budgeting atau "Cash Stuffing"

Metode amplop bukan hal baru, tetapi Gen Z memberi napas baru lewat tren yang populer di TikTok dan Instagram.

Sistem ini membagi penghasilan ke dalam amplop atau binder untuk kebutuhan berbeda, seperti belanja bulanan, transportasi, atau hiburan.

Aturannya sederhana: jika isi amplop habis, maka tidak ada lagi pengeluaran untuk kategori tersebut hingga bulan berikutnya.

Bagi Gen Z, cara ini bukan sekadar teknik finansial, melainkan gaya hidup yang membuat disiplin keuangan terasa lebih menyenangkan.

Baca juga: Cara Menabung Emas di Pegadaian untuk Pemula, Keuntungan, dan Syaratnya

2. Mengandalkan Otomatisasi dan AI

Gen Z tumbuh sebagai digital native. Mereka terbiasa menggunakan aplikasi untuk melacak pengeluaran, mengatur tabungan otomatis, hingga berinvestasi dengan modal kecil.

“Yang menarik, mereka memadukan teknologi ke dalam kebiasaan finansial,” ujar Thiergartner.

Konsistensi menjadi kunci, dan otomatisasi membuat mereka tidak perlu repot mengingat untuk menyisihkan uang setiap bulan.

3. Tantangan Menabung dengan Gamifikasi

Agar menabung terasa lebih seru, Gen Z menjadikannya sebagai tantangan.

Halaman:


Terkini Lainnya
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Merdeka Copper Gold (MDKA) Cetak Pendapatan Rp 32,06 Triliun, Turun 15,62 Persen Per 2025
Ekbis
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Strategi Kemenperin Genjot Transformasi Industri Nasional
Ekbis
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Pelaporan SPT 2025 Capai 10,53 Juta, Didominasi Karyawan
Ekbis
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Masyarakat, Mulai dari Pajak hingga Dana Bagi Hasil
Ekbis
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Update Harga iPhone 16, iPhone 17, dan 17 Pro Max Per 1 April 2026
Ekbis
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Kemenaker Imbau WFH, Sektor Kesehatan hingga Keuangan Tetap WFO
Ekbis
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Purbaya: Kalau Kepepet, Pemerintah Punya SAL Rp 420 Triliun untuk Jaga APBN
Ekbis
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Harga Avtur Naik hingga 80 Persen, Tarif Tiket Pesawat Terancam Melonjak
Ekbis
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Tarif Listrik Triwulan II-2026 Tidak Naik, PLN Pastikan Layanan Tetap Optimal
Energi
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Berbalik dari Rugi ke Untung, Laba Bersih Phapros (PEHA) Melonjak 109 Persen di 2025
Ekbis
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM  hingga Rp 100 Triliun
BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
Keuangan
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sentimen Geopolitik Timur Tengah Meredah?
Ekbis
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Keuangan
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Bengkel Siaga CNG Layani Kendaraan BBG di Jalur Mudik, Hadir 24 Jam
Energi
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Harga Plastik Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Tertekan
Industri
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau